Alasan Startup Logistik Indonesia Bakal Jadi Terkuat di Asean

Janlika Putri Indah Sari
Selasa, 14 September 2021 | 16:38 WIB
Truk logistik melewati jalan tol di Tb Simatupang, Jakarta, Rabu (28/4/2021).  /Bisnis.com
Truk logistik melewati jalan tol di Tb Simatupang, Jakarta, Rabu (28/4/2021). /Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA— Perusahaan rintisan (startup) sektor logistik Indonesia diprediksi jadi yang terkuat di Asean. Alasannya, pandemi Covid-19 mendorong pertumbuhan bisnis di tengah ketatnya persaingan e-commerce.

Koordinator Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Dianta Sebayang menyebutkan dua alasan mengapa startup logistik Indonesia bakal jadi yang paling kuat di Asean.

“Pertama karena medan jalur logistik paling berat dibandingkan dengan negara lain adalah Indonesia. Alasan yang kedua karena hampir 50 persen pangsa pasar Asean adalah Indonesia,” katanya pada Bisnis.com, Selasa (14/9/2021).

Dianta menyebutkan jika tantangan startup logistik di negara lain adalah kebijakan dalam menerima kompetitor asing. Lalu tantangan utama untuk berkembang adalah menjaga ekspektasi publik jika sudah melantai di bursa (initial public offering/IPO).

Tak hanya itu, lanjutnya, kondisi bisnis e-commerce juga menjadi tantangan. Hal itu karena prospek logistik akan sangat tergantung kepada kondisi e-commerce.

Dengan kata lain, di tengah ketidakpastian ekonomi karena pandemi, perusahaan-perusahaan rintisan di bidang logistik terus membukukan rapor cemerlang karena transaksi e-commerce kian marak.

Berdasarkan laporan CB Insights per Agustus 2021, J&T Express menjadi salah satu unikorn asal Indonesia dengan valuasi mencapai US$7,8 miliar. Kemudian SiCepat juga baru-baru ini mendapatkan suntikan modal dari Tokopedia sehingga berpotensi memiliki valuasi lebih dari US$1 miliar atau berstatus unikorn mewakili Indonesia.

Rencana J&T Express yang sedang dalam pembicaraan dengan investor untuk mengumpulkan lebih dari US$2 miliar menjelang IPO di Hong Kong juga nampaknya akan diikuti oleh startup logistik lainnya.

“J&T Express memang sejak awal berdirinya fokus mendukung ekosistem e-commerce. Jadi bisa dimaklumi pada akhirnya menjadi unikorn juga seperti para e-commerce yang lain. Berbeda dengan perusahaan logistik yang lama, yang fokusnya banyak bukan hanya e-commerce,” tutup Dianta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper