Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tips Agar Startup SaaS Dilirik Pemodal dari Lightspeed

Pinn menilai persaingan masih terbatas, karena sebagian besar masih fokus pada pembuatan produk konsumer, serta ahli dalam pengembangan SaaS relatif masih sedikit.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 20 Februari 2021  |  18:31 WIB
Software as a service (SaaS). - Istimewa
Software as a service (SaaS). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan penyedia perangkat lunak tempat penjualan dan e-niaga, Lightspeed optimistis model bisnis software as a service (SaaS) tumbuh dengan baik sepanjang 2021.

Pinn Lawjindakul, Vice President of Lightspeed. mengatakan bahwa saat ini masyarakat sudah berada di titik semua orang menjadi lebih nyaman dengan kehadiran layanan teknologi digital.

“Potensi ini sangat besar untuk market Indonesia dengan besarnya bisnis yang beroperasi di Indonesia dan dukungan lembaga pemerintah. Terjadinya pandemi Covid-19, yang akhirnya menyebabkan karantina wilayah, meningkatkan kebutuhan digitalisasi bagi para pelaku usaha dan UMKM,” katanya saat dihubungi Bisnis melalui e-mail, Sabtu (20/2/2021).

Pinn menilai persaingan masih terbatas, karena sebagian besar masih fokus pada pembuatan produk konsumer, serta ahli dalam pengembangan SaaS relatif masih sedikit.

Alhasil, dia mengatakan hal ini yang menjadi alasan utama model bisnis SaaS diminati banyak investor untuk diberikan suntikan dana, lantaran margin dan lifetime value yang tinggi disebabkan oleh karakteristik bisnis tersebut.

“Para pemodal juga melihat model bisnis ini juga cenderung lebih efisien dari segi modal dibanding bisnis yang berbasis konsumen dan transaksi,” katanya.

Lebih lanjut, Pinn menyebut terdapat tiga faktor yang sebaiknya dimiliki pelaku bisnis untuk menarik investor, yaitu dapat menyampaikan kesulitan terbesar atau pain points dan memiliki strategi go-to-market yang jelas dan terukur.

“Selain itu, perusahaan perlu memiliki product-market fit yang kuat dan kemampuan untuk membangun pertumbuhan penjualan,”kata Pinn.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp perangkat lunak
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top