Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sebelum 2024, Telkom Berencana Tambah Satelit HTS Baru

Jika saat ini kapasitas maksimal Throughput adalah 155 Mbps, melalui teknologi HTS, kecepatan akses data bisa mencapai lebih dari 100Gbps.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 06 Januari 2021  |  08:35 WIB
Peluncuran satelit SES-12. - dok. teleglobal
Peluncuran satelit SES-12. - dok. teleglobal

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah mendapat slot orbit tambahan di 113 BT, PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) berencana menempatkan satelit baru berjenis High Throughput Satellites (HTS). 

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan rencana penambahan satelit tersebut akan dilakukan Telkom melalui  anak usahanya, PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat).

Dengan menempatkan satelit tambahan berjenis HTS, Telkom dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada para pelanggan internet cepat satelit. Satelit HTS tersebut rencananya mencakup pita frekuensi C band dan Ku band. Satelit akan mengorbit di slot orbit  113°BT sebelum 31 Desember 2024.

"Semoga ini memantapkan langkah Telkomsat menjadi  penyelenggara layanan satelit terkemuka di regional,” kata Ririek dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Rabu (6/1.2021). 

Ririek juga berharap izin penggunaan slot orbit dapat  mendukung TelkomGroup dalam menghadirkan konektivitas hingga pelosok dan peningkatan  kualitas dalam melayani pelanggan dan masyarakat Indonesia. Untuk diketahui, HTS merupakan  satelit yang khusus digunakan untuk internet. 

Kapasitas  akses data melalui satelit ini bisa jauh lebih besar dari kapasitas satelit FSS klasik yang saat ini banyak digunakan. Jika saat ini kapasitas maksimal Throughput adalah 155 Mbps, melalui teknologi HTS, kecepatan akses data bisa mencapai lebih dari 100Gbps.

Implementasi sistem HTS dapat diterapkan pada semua jenis transponder, seperti Ka-Band, Ku-Band, dan C-Band. Kehadiran satelit ini nantinya akan menemani satelit HTS milik Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) yang saat ini masih dalam proses pembuatan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telekomunikasi telkom satelit
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top