Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Sejumlah pengendara ojek daring menunggu orderan penumpang di shelter ojek daring di kawasan Stasiun Sudirman, Jakarta, Rabu (14/8/2019). (ANTARA FOTO - Indrianto Eko Suwarso)
Premium

Di Balik Isu Merger, Ada Persaingan Baru antara Gojek dan Grab

15 September 2020 | 15:33 WIB
Di tengah memanasnya kembal isu merger antara Grab dan Gojek, tingkat persaingan antara kedua perusahaan tersebut sejatinya makin ketat. Selain di sektor ride-hailing, persaingan pun meluas ke sektor fintech dan yang terbaru sektor UMKM.

Bisnis.com, JAKARTA – Isu merger antara Gojek dan Grab kembali menyeruak ke publik. Kabar ini tergolong cukup sering terdengar di tengah makin ketatnya persaingan dua perusahaan dekakorn asal Asia Tenggara tersebut.

Seperti dikutip dari Financial Times, Selasa (15/9/2020), isu bersatunya Grab dan Gojek muncul lantaran adanya kabar bahwa bos SoftBank Masayoshi Son merestui aksi korporasi itu.

Adapun sebelumnya, sekitar enam bulan lalu, kabar merger antara Grab dan Gojek juga muncul. Namun rencana itu lenyap begitu saja setelah adanya informasi bahwa para pemegang saham kedua perusahaan tidak memberi restu.  

Pandemi Covid-19 telah menghantam bisnis jasa transportasi berbasis aplikasi atau ride hailing. Sejumlah negara termasuk Indonesia melakukan pembatasan terhadap layanan transportasi berbasis aplikasi seperti pembatasan jumlah penumpang atau bahkan larangan mengangkut penumpang selama pandemi.  

Financial Time menyebut bahwa penilaian kedua platform tersebut mengalami penurunan secara substansial di pasar sekunder di mana saham diperdagangkan secara informal.

Saham Grab yang berbasis di Singapura, yang bernilai US$14 miliar atau setara dengan Rp207,83 triliun, pada putaran pendanaan terakhirnya pada tahun 2019, telah diperdagangkan dengan diskon 25 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top