Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Puncak Hujan Meteor Perseid 12 dan 13 Agustus, Ini Waktu dan Tips Menyaksikannya

Hujan meteor ini dinamai berdasarkan titik-titik radian yak i titik pusat datangnya meteor yakni yang terletak di titik konstelasi perseus.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 10 Agustus 2020  |  15:29 WIB
Hujan meteor perseid
Hujan meteor perseid

Bisnis.com, JAKARTA - Hujan meteor perseid aktif sejak 27 Juli hingga 24 Agustus, dengan puncak pada 12-13 Agustus 2020.

Hujan meteor ini dinamai berdasarkan titik-titik radian yak i titik pusat datangnya meteor yakni yang terletak di titik konstelasi perseus.

Hujan meteor ini berasal dari sisa debu komet 109p swift tuttle dan bisa disaksikan mulai tengah malam hingga fajar bahari muncul atau 24 menit sebelum matahari terbit ketika titik radian berkulminasi di arah utara dengan ketinggian 25,3 derajat. Intensitas maksimum hujan meteor ini sebanyak 67-70 meteor setiap jam dengan kecepatan 212.407 km perjam.

Di malam puncak hujan meteor pada 12 dan 13 Agustus 2020, sekitar 100 bintang jauh per jam pada malam puncak, ditambah dengan hujan meteor aktif Delta Aquarids.

Tips melihat bintang dan hujan meteor

Berikut ini adalah beberapa tip yang diperoleh dari pengamatan bintang dan hujan meteor selama bertahun-tahun. Pertama kutunggu sampai malam cerah untuk menjadi waktu terbaik melakukan pengamatan.

Jangan terpaku pada malam puncak. Lihatlah beberapa malam sebelum dan sesudah puncak yang diperkirakan. Biasanya, setelah malam puncak pemandangan juga tak kalah menarik karena pada saat itu Bulan akan terbit lebih larut setiap malamnya.

Selain itu, temukan tempat dengan pemandangan yang bagus. Juga jauhkan cahaya Bulan dari mata Anda dan amati dari suatu tempat di mana sebuah bangunan menghalangi cahayanya. Ini dilakukan untuk membatasi tampilan bidang lebar.

Tips lainnya adalah tetap diam dan bersabar, juga jangan melihat ponsel karena Anda membutuhkan mata yang bisa beradaptasi dengan gelap. Satu lagi tipsnya, jika malam itu mendung maka lewatkan saja karena akan sulit melihat fenomena tersebut.

Waktu terbaik melihat hujan meteor Perseid

Anda sebaiknya mulai sekitar 90 menit setelah matahari terbenam dan terus berlanjut hingga Bulan terbit dan secara jelas memutihkan langit malam. Meski demikian, Anda kemungkinan masih akan melihat bintang jatuh, selain pada tengah malam dengan berbagai kondisi yang diperlukan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

meteor antariksa
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top