Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Telkomsel Pulihkan Jaringan dan Layanan di Luwu Utara

PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) menyatakan masyarakat Kecamatan Masamba dapat menikmati kembali akses layanan Telkomsel dengan normal secara menyeluruh.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 19 Juli 2020  |  14:10 WIB
Teknisi memasang prangkat base transceiver station (BTS) disalah satu tower di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (18/3 - 2020).
Teknisi memasang prangkat base transceiver station (BTS) disalah satu tower di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (18/3 - 2020).

Bisnis.com, JAKARTA — PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) telah melakukan pemulihan jaringan yang sempat terdampak pasca bencana alam banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Utara.

General Manager Network Operation & Quality Management Regional Sulawesi Telkomsel, Muhammad Idham Kadir mengatakan bahwa masyarakat Kecamatan Masamba telah dapat menikmati kembali akses layanan Telkomsel dengan normal secara menyeluruh untuk mendukung aktivitas keseharian seperti sedia kala.

“Mewakili manajemen Telkomsel, kami mengucapkan rasa prihatin atas kejadian bencana banjir bandang yang terjadi di Kacamatan Masamba beberapa hari lalu. Berkat dukungan serta koordinasi bersama para pemangku kepentingan yang ada, kini jaringan Telkomsel telah dapat dinikmati dengan normal, baik layanan untuk panggilan suara, SMS maupun akses layanan broadband, dengan dukungan lebih dari 60 BTS berteknologi 4G LTE yang tersebar di 9 kecamatan di Kabupaten Luwu Utara,” ujarnya lewat rilisnya, Minggu, (19/7/2020).

Dia juga mengucapkan apresiasi kepada aparat dan perangkat pemerintah daerah serta seluruh pihak lainnya yang telah membantu dalam kelancaran proses pemulihan jaringan di wilayah terdampak.

“Sehingga kini [jaringan telkomsel] sudah pulih 100 persen di seluruh wilayah Kabupaten Luwu Utara,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap seluruh infrastuktur BTS yang ada Kabupaten Luwu Utara, khususnya di Kecamatan Masamba, termasuk dengan menyiagakan perangkat genset untuk dukungan catuan daya serta kesiapan personil teknis di setiap titik base tranceiver station (BTS).

“Telkomsel juga secara intensif terus berkoordinasi dengan Telkom Group untuk pengamanan dukungan stabilitas pemulihan teknis jaringan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa sebagai bentuk upaya membantu kemudahan masyarakat di wilayah terdampak bencana, Telkomsel menghadirkan layanan bebas telpon gratis 50 menit dan 250 sms gratis ke semua operator, mulai tanggal 17–23 Juli 2020.

“Layanan tersebut dapat di akses melalui UMB *888*20# atau SMS dengan mengetik LUWU dan kirim ke 8999,” ujarnya.

Dia mengatakan bahwa secara bertahap, pihaknya dengan segera akan menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Masamba, yang dalam pendistribusiannya akan dikoordinasikan melalui pihak yang telah ditunjuk pemangku kepentingan setempat.

“Dengan pulihnya jaringan dan layanan Telkomsel secara menyeluruh di Kabupaten Luwu Utara, kami berharap juga dapat membantu kelancaran komunikasi aparat dan pemerintah daerah dalam operasional penanggulanan bencana yang sedang dijalankan, terutama di wilayah terdampak bencana di Kecamatan Masamba. Semoga masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan beraktifitas seperti biasanya” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telkomsel
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top