Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kaspersky : Serangan Ransomware Masih Tinggi di Asia Tenggara

Statistik terbaru yang diluncurkan Kaspersky menunjukkan serangan ransomware masih marak terjadi di kawasan Asia Tenggara (SEA).
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 01 Juli 2020  |  15:37 WIB
Kaspersky Cybersecurity Index - Istimewa
Kaspersky Cybersecurity Index - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan keamanan siber, Kaspersky, lewat statistik terbaru untuk usaha kecil dan menengah di Asia Tenggara (SEA) menunjukkan bahwa serangan ransomware masih terbilang tinggi.

General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky,  Yeo Siang Tiong, mengatakan pihaknya telah memblokir sebanyak 269.204 upaya ransomware terhadap bisnis dengan perusahaan yang memiliki 20 hingga 250 karyawan sepanjang tiga bulan pertama tahun ini.

“Kami dapat mengatakan bahwa secara global, ransomware telah mencapai puncaknya bertahun-tahun yang lalu. Secara bertahap jumlahnya memang berkurang, namun dengan cepat menjadi bisnis-sentris dan berdasarkan penelitian terbaru kami, satu-dari-tiga serangan Ransomware kini menargetkan pengguna bisnis," ujarnya melalui rilis resminya, Rabu (1/7/2020).

Ransomware merupakan jenis cyberware yang dirancang untuk menyadap uang, baik dari individu atau perusahaan. Seringkali, Ransomware akan meminta pembayaran untuk mengembalikan perubahan yang telah dilakukan Trojan ke komputer korban.

Perubahan ini dapat mencakup enkripsi data yang disimpan pada disk pengguna, sehingga mereka tidak dapat lagi mengakses informasi, dan memblokir akses normal ke sistem pengguna.

"Berita baiknya adalah terdapat cara efektif untuk melindungi arus kas usaha kecil dan menengah dan menghindari melakukan pembayaran tebusan demi mendapatkan kembali data yang dicuri,” tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kaspersky perlindungan data pribadi ransomware
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top