Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mantan Petinggi Uber, Gelontor Investasi US$31 Juta di Indonesia

Pendanaan dilakukan dengan tujuan menggerakkan perusahaan rintisan, Kargo Technologies, untuk membantu penanganan pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 13 April 2020  |  19:34 WIB
Karyawati menunjukan mata uang Rupiah dan Dollar Ameika Serikat di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Kamis (2/4/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawati menunjukan mata uang Rupiah dan Dollar Ameika Serikat di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Kamis (2/4/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan petinggi UBER Technologies Inc. (UBER), Tiger Fang, berhasil menghimpun dana hingga US$31 juta untuk digelontorkan kepada salah satu perusahaan rintisan miliknya di Indonesia, yakni Kargo Technologies.

Melansir Bloomberg, Senin (13/4/2020), pendanaan dilakukan dengan tujuan menggerakkan perusahaan rintisan yang bergerak di sektor logistik itu untuk membantu penanganan pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Berbasis di Jakarta, Kargo Technologies meraup pendanaan dari Tenaya Capital dari Sillicon Valley, Sequioa India, Intudo Venture, dan beberapa pemodal ventura lainnya.

Tahun lalu, perusahaan tersebut juga meraup pendanaan dari beberapa pemodal, yakni Sequioa dan mantan Chief Executive Officer Uber Travis Kalanick.

Tiger Fang yang saat ini menduduki posisi sebagai Chief Executive Officer di Kargo Technologies, mendirikan perusahaan tersebut sebagai platform khusus untuk keperluan perkapalan sekaligus koneksi kostumernya.

Melalui layanannya, platform Kargo Technologies berupaya menemukan para sopir truk ataupun transportasi lainnya untuk memindahkan produk-produk yang dimiliki secara daring melalui aplikasi.

Melalui pendanaan anyar tersebut, Kargo Technologies akan mengeluarkan US$1 juta untuk para sopir truk serta mitra kerja dari organisasi amal lainnya yang mengirimkan suplai makanan serta obat-obatan kepada pekerja kesehatan dan pasien rumah sakit.

Perusahaan juga mengimplementasikan praktik-praktik yang meminimalisir kontak langsung antarmanusia pada saat operasi dijalankan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top