Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Karyawan menghitung mata uang rupiah dan dolar AS di Jakarta, Senin (1/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Premium

Derasnya Aliran Investasi ke Ekonomi Digital Indonesia

27 Februari 2020 | 09:48 WIB
Ekonomi digital Indonesia terbukti menjadi salah satu penarik investasi. Potensi besar menjadi dasar, terutama di sektor layanan keuangan.

Bisnis.com, JAKARTA — Aliran modal terus mengucur untuk memacu ekspansi perusahaan demi menggarap pasar jasa keuangan digital di Indonesia.

Jika mengutip data Google-Temasek Research, investasi kepada sektor ekonomi digital di Indonesia mencapai US$9,8 miliar sepanjang 2016-2019. Angka tersebut setara dengan Rp137 triliun.

Laporan yang sama juga menyebutkan nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan melonjak hingga US$40 juta pada 2019 dan terus naik menjadi US$133 miliar pada 2025. Padahal, nilai ekonomi digital di Indonesia hanya sebesar US$8 miliar pada 2015.

Prospek ekonomi digital di Indonesia memang bukan isapan jempol belaka karena sejumlah perusahaan rintisan dengan sebutan unikorn pun lahir dari Negeri Khatulistiwa ini. Sebut saja Gojek, Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak.

Hal ini juga bisa dilihat dari produk-produk financial technology (fintech) yang berkembang cepat. Mulai dari transaksi pembayaran, peningkatan modal, manajemen investasi, penggalangan dana, asuransi digital, crowdfunding (urun dana), hingga pemberian pinjaman.

Dalam riset East Ventures Digital Competitiveness Indeks (EV-DCI) disebutkan nilai transaksi uang elektronik mengalami pertumbuhan paling kencang dibandingkan dengan transaksi lainnya.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top