Kopi Kenangan Siap IPO pada 2022

Selain berencana melakukan IPO, Kopi Kenangan juga berencana untuk berekspansi ke Asia Tenggara
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 24 Februari 2020  |  20:53 WIB
Kopi Kenangan Siap IPO pada 2022
Ilustrasi kopi kenangan - Kopikenangan.com

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan rintisan berbasis kuliner Kopi Kenangan berencana untuk menawarkan saham perdana atau initial public offering (IPO) pada 2022.

Hal ini disampaikan oleh CEO dan Co-founder Kopi Kenangan Edward Tirtanata. Dia juga mengatakan memiliki rencana untuk ekspansikan usahanya ke Asia Tenggara di tahun ini sehingga untuk merealisasikannya, Kopi Kenangan, akan mencari pendanaan baru.

Adapun hingga saat ini, dia mengatakan untuk lokasi pihaknya tengah mencari negara yang paling cocok untuk ekspansi. Kemudian, wilayah Asia Tenggara dipilih karena memiliki potensi yang cukup besar dan sesuai dengan visi perusahaan menguasai pasar kopi Asia Tenggara.

"Ingin secara perlahan, pemain lokal yang jadi champions [juara] di Asean sehingga tahun ini mungkin ada pendanaan baru,” ujarnya, Senin (24/2/2020)

Dia juga mengatakan bahwa pihaknya memiliki rencana untuk mengubah nama atau rebranding  agar mereknya bisa lebih diterima secara internasional.

Sebagai informasi, Kopi Kenangan didirikan oleh Edward Tirtanata dan James Pranoto pada 2017 sebagai ekspansi dari bisnis mamin yang selama ini mereka tekuni.

Perkembangan bisnis yang prospektif membuat Edward optimis untuk membuka harapan melantai di bursa pada 2022.

Edward menjelaskan bahwa pihaknya hadir untuk menjawab kegelisahan di masyarakat untuk bisa menikmati sajian kopi yang berkualitas dengan harga terjangkau, dibandingkan dengan kafe yang ada selama ini.

Konsep bisnis kopi dengan harga terjangkau itu mendapatkan sambutan hangat dari konsumen. Jumlah penjualan kopi (take away) di gerai Kopi Kenangan pertama pada 2017 mencapai 800 hingga 1.000 cup per hari di gedung perkantoran Mayapada Tower.

Kemudian, sejak debutnya pada 2017, bisnis rintisan ini telah mengantongi dua kali pendanaan dari modal ventura. Pertama, pada Oktober 2018 melalui seed funding (pendanaan tahap awal) senilai Rp120 miliar dari Alpha JWC Ventures.

Selanjutnya, pada 2019, Kopi Kenangan mendapatkan pendanaan seri A sebesar US$ 20 juta atau setara Rp 280 miliar. Pendanaan dipimpin oleh Sequoia India dengan beberapa investor lain yang berpartisipasi termasuk rapper Jay-Z dan petenis Serena Williams.

Saat ini, Kopi Kenangan sudah memiliki 250 gerai. Pihaknya pun menargetkan bisa memperbanyak jumlah gerai hingga 650 gerai pada tahun ini.

Sedangkan pada 2021, dia berharap Kopi Kenangan bisa memiliki 1.200 gerai.

“Sekarang tiga juta cup per bulan (penjualan), hingga akhir 2020 kami targetkan bisa 10 juta cup per bulan," jelasnya.

Sementara itu, Edward melihat lewat kolaborasi dengan penyedia layanan delivery dapat meningkatkan total omzet sehingga baik untuk perusahaan yang ingin berkembang.

"Kebanyakan brand Food and Beverage omzetnya itu 30-40 persen berasal dari food delivery. Artinya kalau kita lengah dalam hal food delivery, kita akan kehilangan potensial buyer kita dengan omzet sebesar 30 persen tadi.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kopi, StartUp

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
Editor : Yustinus Andri DP
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top