Google Dengarkan Percakapan Anda Lagi, Tapi Kali Ini..

Anda sering menggunakan layanan Google Assistant? Kabarnya, karyawan Google akan kembali mendengarkan cuplikan pembicaraan yang dilakukan melalui Google Assistant guna membantu meningkatkan kualitas produk ini.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 23 September 2019  |  15:20 WIB
Google Dengarkan Percakapan Anda Lagi, Tapi Kali Ini..
Logo Google terlihat di luar kantor perusahaan teknologi tersebut di Beijing, China, Rabu (8/8). - Reuters/Thomas Peter

Bisnis.com, JAKARTA – Anda sering menggunakan layanan Google Assistant? Kabarnya, karyawan Google akan kembali mendengarkan cuplikan pembicaraan yang dilakukan melalui Google Assistant guna membantu meningkatkan kualitas produk ini.

Tapi jangan dulu khawatir privasi Anda akan terganggu, kali ini raksasa mesin pencarian itu hanya akan melakukannya jika pengguna memberikan izin.

Pada Juli tahun ini, Google menghentikan seluruh rekaman suara pengguna Google Assistant setelah sebuah perusahaan kontraktor asal Belanda membocorkan beberapa cuplikan rekaman audio kepada jurnalis.

Media internasional kemudian memberitakan bahwa Google Assistant merekam suara dari para penggunanya yang bisa didengarkan oleh karyawan Google. Laporan ini sempat membuat geger jagad teknologi karena jelas telah terjadi pelanggaran privasi.

Namun pada hari ini, Senin (23/9/2019), Google menyatakan akan mengaktifkan tinjauan tersebut, tetapi dengan menambahkan serangkaian tindakan pencegahan baru untuk melindungi privasi pelanggan.

Google dan perusahaan lain seperti Amazon.com diketahui menggunakan transkrip pengguna yang memberikan perintah layaknya kepada asisten pribadi dengan menggunakan suara mereka.

Perusahaan juga berusaha mengenali audio yang ditangkap secara tidak sengaja. Biasanya, Google Assistant hanya mendengarkan ketika seseorang berkata "Hai, Google”.

Namun kadang-kadang komputer mungkin salah mengartikan sesuatu yang lain dan mulai mendengarkan pembicaraan lain ketika pelanggan tidak menyadarinya.

Praktik ini tersebar luas, tetapi telah membuat beberapa pengguna gelisah bahwa perusahaan-perusahaan itu juga memantau tindak tanduk pengguna.

Nah, menurut Nino Tasca, manajer produk senior Google Assistant, di bawah kebijakan Google yang baru, kali ini perusahaan akan memberi tahu para pengguna bahwa suara mereka dapat didengarkan jika mereka memilih fitur yang juga meningkatkan kualitas audio.

 “Kami percaya bahwa Anda dapat mengendalikan data Anda, dan kami selalu berusaha untuk menjaga keamanannya. Kami berkomitmen untuk transparan tentang cara kerja pengaturan kami sehingga Anda dapat memutuskan mana yang terbaik untuk Anda,” terang Google dalam sebuah unggahan, seperti dilansir dari Bloomberg.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
google

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top