AS Wajibkan Pengiklan di Laman Facebook Lebih Terbuka Soal Informasi

Mulai pertengahan September 2019, para pengiklan di Facebook wajib menyediakan lebih banyak informasi mengenai organisasi mereka sebelum dilakukan pengulasan dan hak disclaimer diberikan oleh pihak Facebook.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 02 September 2019  |  18:18 WIB
AS Wajibkan Pengiklan di Laman Facebook Lebih Terbuka Soal Informasi
Facebook - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Mulai pertengahan September 2019, para pengiklan di Facebook wajib menyediakan lebih banyak informasi mengenai organisasi mereka sebelum dilakukan pengulasan dan hak disclaimer diberikan oleh pihak Facebook.

Dikutip dari laman resminya, Senin (2/9/2019), Facebook menyatakan apabila pengiklan tidak menyediakan informasi lebih sampai dengan pertengahan Oktober 2019, maka perusahaan akan menghentikan iklan yang dipasang.

"Upaya ini akan membantu kami untuk mengonfirmasi kepada perusahaan serta memberikan kepada warganet informasi lebih detil mengenai siapa pihak yang berada di balik iklan yang mereka lihat," ujar Facebook, Senin (2/9/2019).

Adapun, pihak pengiklan nantinya bakal disodorkan 5 pilihan, di mana 3 di antaranya merupakan pilihan yang teregistrasi dengan pemerintahan Amerika Serikat.

Apabila pengiklan memilih satu di antaranya, maka pengiklan akan diizinkan menggunakan nama perusahaan yang sudah terdaftar untuk melakukan 'disclaimer', dan ikon 'i' yang muncul di bagian sudut kanan-atas iklan akan menampilkan tulisan 'Confirmed Organization'.

Selain itu, ketika pengiklan menyediakan alamat, nomor telepon, alamat surat elektronik bisnis, dan situs bisnis, mereka juga harus menyediakan tax-registered organization identification number (EIN), memiliki domain situs resmi, serta nomor identifikasi Federal Election Commission (FEC).

Adapun, pilihan lain yang dimiliki para pengiklan adalah; pertama, menyerahkan nama perusahaan disertai dengan nomor telpon yang terverifikasi, surel bisnis, dan situs dengan domain yang sesuai dengan alamat surel.

Kedua, menyediakan informasi non-organisasional yang mengacu pada dokumen identifikasi personal di dalam Page Admin yang legal. Adapun, untuk pilihan ini, pengiklan tidak dapat menggunakan nama organisasi yang teregistrasi untuk disclaimers.

Facebook juga memastikan para pengiklan yang tidak memiliki surat mandat dari pebisnis kecil dan politisi lokal, dapat memasang iklan terkait dengan masalah sosial, pemilu, dan politik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
facebook

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top