Ini 4 Penerima Penghargaan Inovasi di Bidang Geospasial

DKI Jakarta, Pertamina Hulu Energi, BMKG, dan Kementerian ESDM mendapatkan penghargaan untuk Inovasi di Bidang Geospasial GeoInnovation.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 22 Agustus 2019  |  20:19 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - DKI Jakarta, Pertamina Hulu Energi, BMKG, dan Kementerian ESDM mendapatkan penghargaan untuk Inovasi di Bidang Geospasial GeoInnovation.

Penghargaan diumumkan di Indonesia pada hari ini tanggal 22 Agustus 2019 di acara geospasial terbesar di Indonesia, Esri Indonesia User Conference (EIUC) di Jakarta.

Ajang penghargaan tersebut merupakan yang pertama di Indonesia untuk industri geospasial dan bertujuan untuk menampilkan inovasi geospasial yang menginspirasi di Indonesia. Acara ini memberikan penghargaan kepada organisasi publik dan privat atas teknologi geospasial yang mereka gunakan secara inovatif dalam mengatasi tantangan dunia nyata di industri dan masyarakat.

Penghargaan diserahterimakan oleh Jack Dangermond, Pendiri dan Presiden dari perusahaan raksasa pemetaan global Esri, Dr. A. Istamar, CEO Esri Indonesia, dan Leslie Wong, selaku Direktur Pelaksana Esri South Asia.

“Para pemenang Penghargaan GeoInnovation menunjukkan bagaimana teknologi geospasial adalah kunci dalam memungkinkan terjadinya transformasi digital, membangun organisasi yang lebih progresif, dan menciptakan komunitas yang lebih aman,” kata Dr. Istamar seperti dikutip dari siaran persnya.

"Mereka menguji sejauh mana teknologi geospasial dapat digunakan untuk memecahkan beberapa masalah yang sangat mendesak dan nyata terjadi, yang tidak dapat diselesaikan dengan cara biasa," katanya.

Berikut proyek pemenang Penghargaan GeoInnovation meliputi:

1. DKI Jakarta

Jakarta Satu adalah inisiatif dari Komunitas Cerdas pemerintah DKI Jakarta, yang bertujuan untuk memanfaatkan teknologi geospasial guna mengintegrasikan, menganalisis, dan menyebarluaskan data spasial dalam rangka mendukung pembuatan kebijakan publik berbasis data. Hal ini juga untuk memastikan bahwa perkembangan kota yang sedang berlangsung dapat membuat kehidupan warganya lebih baik, hari ini dan di masa depan.

2. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)

Sebagai bagian dari upaya untuk menyelaraskan pengelolaan data spasial dengan kebijakan One Map, Unit Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian ESDM mengembangkan platform Web-GIS yang disebut ESDM One Map Indonesia dengan menggunakan ArcGIS Enterprise yang menawarkan informasi spasial tentang potensi geologis, lapangan kerja, data hulu migas dan infrastruktur daya.

3. Pertamina Hulu Energi (PHE)

Terdapat 60 area kerja PHE aktif dari perbatasan paling barat ke timur Indonesia, dengan semua blok diharapkan menghasilkan sekitar 80.000 BOE. Akuisisi area kerja baru yang substansial selama tiga tahun terakhir menjadi PHE sebagai salah satu perusahaan minyak terbesar di Indonesia. Secara operasional, hal ini berarti bahwa perusahaan harus memproses data dalam jumlah besar dari berbagai sumber. PHE XD World merupakan platform infrastruktur geospasial di mana pengguna PHE dapat mengakses semua informasi yang terkait dengan aset yang mereka butuhkan. Sistem ini dirancang untuk penilaian dan akses yang cepat juga langsung (di bawah permukaan tanah, bagian produksi, fasilitas di permukaan tanah, akuisisi, dll.)

4. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

BMKG menciptakan aplikasi Prakiraan Lalu Lintas Cuaca yang inovatif. Aplikasi ini merupakan produk informasi cuaca yang dihasilkan dari sistem NDF (Prakiraan Digital Nasional) yang akan berfungsi sebagai produk darat utama untuk berbagai pulau besar di Indonesia seperti Sumatra, Kalimantan Kalimantan. Aplikasi ini menjadi bagian dari inisiatif Innovation 4.0 milik BMKG yang melibatkan penggunaan lanjutan GIS untuk memproses data IoT, menggabungkan Big Data Analytics dan Artificial Intelligence.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
BMKG

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top