Nokia Dorong Pemanfaatan 5G untuk Industri dan Konsumen

Kehadiran teknologi 5G makin dekat. Beberapa operator seluler global pun telah meluncurkan layanan teknologi jaringan generasi kelima itu mulai tahun ini.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 15 Agustus 2019  |  13:13 WIB
Nokia Dorong Pemanfaatan 5G untuk Industri dan Konsumen
Nokia - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Kehadiran teknologi 5G makin dekat. Beberapa operator seluler global pun telah meluncurkan layanan teknologi jaringan generasi kelima itu mulai tahun ini.

Dalam menyambut implementasi 5G, Nokia menunjukkan kesiapan mereka di Indonesia melalui Nokia 5G Innovation Day yang diselenggarakan di Jakarta.

KP Goh, President Directoe Nokia Indonesia, mengatakan Industri 4.0 sudah makin dekat. Berbagai bisnis dan organisasi di Indonesia perlu meningkatkan teknologi melalui proses digitalisasi dan konektivitas yang lebih matang.

Dia mengatakan Nokia 5G Innovation Day, bertujuan untuk memperkenalkan area mana saja yang sekiranya dapat mengadopsi jaringan 5G lebih awal.

"Selain itu, kami juga mendemonstrasikan bagaimana portofolio end-to-end dari solusi yang kami miliki dapat membantu Indonesia mendorong perkembangan bisnis serta daya saing teknologinya di tengah dinamika ekonomi regional yang semakin menantang," kata Goh di Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Dalam acara Nokia 5G Innovation Day sejumlah solusi 5G yang didemonstrasikan diantaranya yaitu, Aplikasi Ultra-Reliable Low Latency Communication (URLLC) untuk otomasi pelabuhan melalui beberapa pesawat nirawak (drone).

Kemudian ada juga evolusi 5G Transport yang berfokus kepada jaringan yang dinamis dan perangkat lunak yang menyediakan konektivitas yang dibutuhkan, untuk memastikan pengalaman dengan kualitas terbaik bagi berbagai pengguna.

Tidak hanya itu, ada juga demonstrasi pengalaman berbelanja menggunakan realitas virtual (virtual reality) aplikasi teknologi 5G untuk menggabungkan pengalaman berbelanja ritel daring dan luring, yang memungkinkan pengguna untuk mencoba pakaian nyata menggunakan cermin virtual.

Pelanggan dapat menjalani pemindaian dan pengukuran secara real-time yang hasilnya kemudian dikonversi ke dalam ukuran pakaian dari masing-masing merek. Selanjutnya, pakaian dapat diproduksi sesuai permintaan.

Goh mengatakan Indonesia merupakan pasar terbesar di Asia Tenggara, dengan perkembangan konektivitas internet seluler, didukung oleh tingkat penetrasi internet sebesar 56 % dan tingkat berlangganan seluler sebesar 133%.

Adapun bagi konsumen, Nokia menggabungkan teknologi jaringan tetap dan nirkabel untuk memperluas layanan pita lebar (broadband) guna menjangkau pelanggan.

Sehingga nantinya teknologi 5G, dapat dinikmati masyarakat Indonesia di mana saja, termasuk di rumah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
teknologi 5G

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top