Telkom Ingin Gunakan Jaringan Nirkabel untuk IndiHome

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Persero) berkomitmen terus mendorong penetrasi layanan internet ke rumah, salah satunya dengan menggunakan jaringan satelit atau fixed wireless broadband.  
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 13 Agustus 2019  |  11:08 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Persero) berkomitmen terus mendorong penetrasi layanan internet ke rumah, salah satunya dengan menggunakan jaringan satelit atau fixed wireless broadband.  

Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah mengatakan fixed wireless broadband dapat membantu dalam menghadirkan internet ke sejumlah tempat yang sulit dijangkau.

Dia mengatakan tidak semua daerah dapat digelar serat optik, sebab kondisi geografis Indonesia yang beragam dan kondisi tanah, membuat serat optik sulit untuk ditanam.

Di samping itu, sambungnya, biaya mahal untuk menggelar serat optik ke daerah-daerah juga menjadi tantangan.  

“Kalau [gelar] kabel ke semua rumah, itu berat, pertama dari sisi biaya. Kedua, tidak daerah cocok. Misal di Jakarta kecil jalannya. Itu mau gelar kabel bagaimana, sedangkan kalau di udara, nanti rawan putus, dan dibeberapa jalan di Jakarta tidak boleh lagi [di udara],” kata Ririek kepada Bisnis.com, beberapa waktu lalu.

Adapun dalam mengimplementasikan penggunaan jaringan pita lebar, kata Ririek, Telkom masih akan membahas dengan sejumlah pihak, termasuk Telkomsel yang memegang lisensi wireless.

Dia mengatakan saat ini Telkom masih melayani para pelanggan dengan mengoptimalkan dan menggelar serat optik, namun hanya pada daerah-daerah tertentu.

“Kami akan memaksimalkan dulu yang serat optik, kami akan gelar dengan selektif. Pada saatnya nanti, mungkin baru keluar yang wireless,” kata Ririek.

Sekadar catatan, pada kuartal II/2019 tercatat pendapatan yang dibukukan oleh IndiHome meningkat tajam secara tahunan dari Rp5,44 triliun, menjadi Rp8,8 triliun atau naik 61,5%. 

Pertumbuhan pendapatan tersebut, salah satunya didorong oleh jumlah pelanggan IndiHome yang juga meningkat dari 4,13 juta pada kuartal II/2018 menjadi 6 juta pada kuartal II/2019, naik 45,1%.

Dari 6 juta pelanggan IndiHome, yang berlangganan dual-play diketahui sebanyak 52%  atau sekitar 3,1 juta pelanggan. Sedangkan sisanya yaitu sekitar 2,9 juta pelanggan berlangganan triple play. Adapun untuk ARPU yang dibukukan sebesar Rp260.000

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
telkom

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top