PGConf.Asia 2019 Bahas Soal Keamanan Data Perusahaan

PostgreSQL akan menyelenggarakan PGConf.Asia 2019 yang dihadiri 27 narasumber dari sejumlah negara untuk membahas keamanan data di lingkungan perusahaan.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 09 Agustus 2019  |  01:09 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – PostgreSQL akan menyelenggarakan PGConf.Asia 2019 yang dihadiri 27 narasumber dari sejumlah negara untuk membahas keamanan data di lingkungan perusahaan.

Insinyur Software di perusahaan NTT Jepang, Masahiko Sawada berpandangan bahwa salah satu metode yang kuat untuk memproteksi data adalah melalui enkripsi data, unruk melindungi informasi rahasia pengguna seperti nomor kartu kredit maupun informasi pribadi lainnya.

Masahiko menjelaskan dirinya akan hadir pada event tersebut untuk memaparkan manajemen kunci enkripsi menggunakan sistem manajamen kunci enkripsi yang menjadi fitur penting lainnya dari hanya sekedar enkripsi data.

“Saya telah melakukan riset untuk membuat dan memperkuat keamanan PostgreSQL dengan mengimplementasikan fitur Transparent Data Encryption (TDE) di dalam PostgreSQL,” tuturnya dalam keterangan resminya, Kamis (8/8/2019).

Senada juga disampaikan oleh insinyur software sekaligus narasumber pada event PostgreSQL itu, Chris Travers yang berencana menyampaikan sejarah perjalanan software PostgreSQL dan perkembangannya yang pesat di sektor bisnis dan finansial hingga industri 4.0.

Menurutnya, selama 2 tahun berturut-turut, PostgreSQL berhasil mempertahankan posisi puncak sebagai database dengan pertumbuhan tercepat di dunia menurut DB-Engines. Sementara itu, dari sisi popularitas, DB-Engines juga melaporkan database open source mengalami peningkatan popularitas setiap tahunnya sejak 2013 dan telah menggerus pangsa pasar database komersial.

“Sejak menggunakannya mulai 1999, PostgreSQL telah berkembang menjadi raja database open source dalam aplikasi bisnis. Pertumbuhannya kini kian cepat salah satunya dengan memanfaatkan tren Industri 4.0,” katanya.

Sementara itu, CEO PT Equnix Business Solutions, Julyanto Sutandang menjelaskan event tersebut digelar sekaligus untuk menawarkan cara untuk membangun ekosistem bisnis untuk PostgreSQL, terutama di negara berkembang, seperti di Indonesia.

“Perlu dibangun sebuah eksosistem bisnis yang lebih baik bagi PostgreSQL agar bisa digunakan pada pasar lebih luas dan besar,” ujarnya.

Dia menjelaskan alasan Indonesia dipilih sebagai negara untuk menggelar event PGConf.Asia 2019 yaitu untuk menunjukkan bahwa perkembangan serta popularitas PostgreSQL di Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang pesat.

Menurutnya, perusahaan seperti perbankan, ritel modern, telekomunikasi, dan instansi pemerintah telah menggunakan sistem database PostgreSQL.

“Masyarakat bisnis Indonesia telah siap adopsi PostgreSQL dengan lebih mendalam. Indonesia membutuhkan open source untuk memperkuat perekonomian, menghemat biaya, dan menjamin integritas data serta keamanan. Perlu adanya dukungan semua pihak terutama dari kalangan enterprise dan pemerintah,” tuturnya.

 Seperti diketahui, PGConf.ASIA 2019 merupakan ajang tahunan konferensi internasional di Asia, yang hampir setiap tahun diselenggarakan di Tokyo, Jepang.

Komunitas PostgreSQL akan mempertemukan para pengguna, pengembang, dan para ahli untuk memaparkan implementasi bisnis, terobosan, peningkatan efisiensi, sekuriti, professional support, studi kasus, kisah sukses, fitur baru, dan best practice dari PostgreSQL database Open Source.

“Terselenggaranya konferensi PostgreSQL terbesar di Asia ini merupakan bentuk kepercayaan dunia Open Source terhadap Indonesia,” kata Julyanto.

Perhelatan PGConf.ASIA 2019 telah mendapatkan dukungan dari sejumlah sponsor, di antaranya adalah 5 perusahaan besar, yang menunjukkan kemajuan dukungan positif terhadap PostgreSQL di Tanah Air. Dengan demikian, seluruh peserta konferensi hadir secara independen tanpa aliansi industri sehingga mampu menyuguhkan pandangan yang realistis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
komputer, software

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top