Google Setop Produksi Tablet, Bagaimana Nasib Pengguna Pixel Slate?

Google menyatakan tidak akan meluncurkan produk tablet terbaru Pixel Slate 2 yang direncanakan rilis tahun ini tetapi akan terus mengembangkan perangkat lunak Chrome OS untuk perangkat laptop miliknya.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 22 Juni 2019  |  19:44 WIB
Google Setop Produksi Tablet, Bagaimana Nasib Pengguna Pixel Slate?
Logo Google. - Bloomberg/Ore Huiying

Bisnis.com, JAKARTA – Google menyatakan tidak akan meluncurkan produk tablet terbaru – Pixel Slate 2 yang direncanakan rilis tahun ini tetapi akan terus mengembangkan perangkat lunak Chrome OS untuk perangkat laptop miliknya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Rick Osterloh, SVP Devices & Service Google melalui postingan di akun Twitter miliknya,

Hey, it's true...Google's HARDWARE team will be solely focused on building laptops moving forward, but make no mistake, Android & Chrome OS teams are 100% committed for the long-run on working with our partners on tablets for all segments of the market (consumer, enterprise, edu),” tulisnya.

Hal ini berarti, bagi Anda yang telah memilki perangkat Pixel Slate yang dirilis pada tahun lalu, tidak perlu khawatir tentang sistem operasi sebab perusahaan berkomitmen untuk terus menyediakan pembaruan perangkat lunak dan keamanan dalam beberapa tahun mendatang.

Sementara itu, dilansir dari The Verge, Sabtu (22/6/2019) Google dikabarkan telah menghentikan dua produk tablet mereka yang sedang dalam tahap pengembangan. Selain itu, perusahaan juga telah memindahkan karyawan yang sebelumnya bekerja untuk pengembangan tablet ke area lain.

Tablet pertamanya yakni Pixel Slate yang dirilis tahun lalu mendapatkan ulasan standar dari para pengulas. Pixel Slate memang mendapatkan pujian untuk desain perangkatnya, tetapi sistem operasi yang ditawarkan dinilai sangat tidak baik.

Perusahaan memang telah menyelesaikan beberapa permasalahan sistem operasi melalui pembaruan perangkat lunak. Akan tetapi, tampaknya Google menyadari bahwa mereka memulai produk tersebut dengan buruk.

Sementara, tablet iPad milik Apple terus menunjukkan dirinya sebagai penguasa pasar tablet global dengan perencanaan yang matang terkait peluncuran iPadOS dan fitur menarik lainnya.

Namun demikian, bukan berarti Google akan menyerah dalam pasar perangkat keras. Selain smartphone miliknya yang juga mengusung nama Pixal mendapatkan respon positif dari konsumen, kategori laptop buatan Google yakni Pixelbook juga demikian.

Sejak dirilis pada 2017 lalu, Pixelbook mendapatkan banyak ulasan bagus, terkait keyboard yang sangat nyaman, layar yang bagus, desain yang ringan, dan gaya yang unik. Bahkan salah seorang juru bicara Google mengungkapkan bahwa tidak menutup kemungkinan Pixelbook 2 akan dihadirkan dalam waktu dekat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
google

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup