Perusahaan Swakemudi : Apple Berencana Beli Startup drive.ai

Apple berencana membeli perusahaan rintisan (startup) Drive.Ai guna menarik lebih banyak insinyur berpengalaman di bidang teknologi kendaraan otonom, selanjutnya bekerja di perusahaan pembuat iPhone itu, kata sumber yang mengetahui masalah itu sebagaimana dilansir Bloomberg, Minggu (9/6/2019).
Perusahaan Swakemudi : Apple Berencana Beli Startup drive.ai
Newswire - Bisnis.com 09 Juni 2019  |  17:55 WIB
Perusahaan Swakemudi : Apple Berencana Beli Startup drive.ai
Kendaraan otonom drive ai - drive.ai

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan rintisan atau startup Drive.Ai sedang dalam incaran perusahaan raksasa Apple Inc.

Apple berencana membeli perusahaan rintisan (startup) Drive.Ai guna menarik lebih banyak insinyur berpengalaman di bidang teknologi kendaraan otonom, selanjutnya bekerja di perusahaan pembuat iPhone itu, kata sumber yang mengetahui masalah itu sebagaimana dilansir Bloomberg, Minggu (9/6/2019).

Apple belum mengumumkan jumlah dana yang digelontorkan guna mengakuisisi perusahaan itu. Namun, Drive Ai telah memiliki nilai 77 juta dolar AS sejak didirikan pada 2015. Harganya melonjak hingga 200 juta dolar AS pada tahun 2017, menurut data Pitchbook.

Saat ini sudah menjadi hal lumrah apabila sebuah perusahaan raksasa membeli startup kecil demi mendapatkan tenaga kerja berbakat.

Apple juga berencana menyeleksi para staf Drive yang akan tetap dipekerjakan, kemudian tidak akan menggunakan kekayaan intelektual dari startup itu, kata sumber.

"Kami percaya potensi harga akuisisi akan berada di bawah taksiran terakhir mereka sebesar 200 juta dolar," kata analis dari Loup Ventures Gene Munster.

Seorang sumber mengatakan tidak semua ahli teknologi dari Drive akan dipekerjakan oleh Apple, melainkan hanya sebagian karena perusahaan Amerika itu sudah cukup terdepan dalam pengembangan teknologi kendaraan otonom.

Apple memang serius menggarap teknologi swakemudi dalam beberapa tahun terakhir kendati dalam perjalanannya mereka mengalami pasang surut, termasuk memberhentikan 200 tenaga kerja, demikian ditulis Bloomberg.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
apple

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top