Kembangkan UMKM, Pemprov Jabar Gandeng Gojek

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjalin kemitraan dengan Gojek dan Go-Pay untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 26 Mei 2019  |  06:05 WIB
Kembangkan UMKM, Pemprov Jabar Gandeng Gojek
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (tengah) berfoto bersama perwakilan Gojek usai menandatangani nota kesepahaman antara kedua pihak yang bertujuan mendorong pertumbuhan kinerja ekonomi digital di provinsi tersebut di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/5/2019). - Bisnis/Wisnu Wage

Bisnis.com, BANDUNG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggandeng GOJEK dan GO-PAY guna mendukung pertumbuhan potensi ekonomi digital di provinsi itu.

 Tujuan dari kerja sama tersebut adalah penguatan para pelaku sektor informal dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) via inovasi teknologi dan kolaborasi dengan GOJEK dan GO-PAY. Head of Regional Government Relations Gojek Jawa Barat dan Banten Muhammad Chairil mengatakan salah satu fokus nota kesepakatan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) adalah pemberdayaan perempuan melalui pelatihan kewirausahaan dan akses lapangan pekerjaan.

“Dalam kesepakatan strategis bersama Pemprov Jabar, Gojek juga menawarkan program dukungan menyeluruh pada pelaku sektor informal dan UMKM dengan cara menyelenggarakan pelatihan, fasilitasi usaha pemasaran, serta fasilitasi akses lapangan kerja dalam ekosistem Gojek,” ucapnya di Aula Barat Gedung Sate, Sabtu (25/5/2019) petang.

Menurut Chairil, Gojek berpotensi untuk mendukung program unggulan Jabar yaitu Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta) yang diluncurkan oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise pada Desember 2018.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Jabar yang juga Ketua Umum Tim Penyelenggara Sekolah Sekoper Cinta, Atalia Praratya Kamil, menjelaskan program tersebut hadir untuk melambungkan kualitas hidup perempuan dan mewujudkan kesetaraan peran, akses, serta partisipasi perempuan di semua bidang.

“Harapan kami semua kesepakatan ini dapat terlaksana dengan baik dan tentunya menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat Jabar,” ujarnya.

Kerja sama dengan Gojek dan Go-Pay merupakan salah satu implementasi Birokrasi 3.0 atau dynamic government. Dengan kata lain, pembangunan Jabar dapat dilakukan melalui kerja sama antara Pemprov Jabar dengan pihak lain.

Sebelumnya, Pemprov Jabar telah menjalin kerja sama dengan Bukalapak dalam hal Peningkatan Pelayanan Publik melalui Pemanfaatan Pasar Daring (marketplace online). Kerja sama tersebut bertujuan untuk mempercepat proses pelayanan publik oleh pemerintah, salah satunya pembayaran pajak kendaraan bermotor di Bukajabar.

Selain itu, Pemprov Jabar juga bekerja sama dengan Telkomsel meluncurkan Program Patriot Desa Digital, yang bertujuan agar seluruh desa di Jabar mampu melakukan aktivitas digital. Digitalisasi tak hanya menyoal akses internet, tetapi juga menyentuh pelayanan publik dan perdagangan yang melibatkan masyarakat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pemprov jabar, Gojek

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top