Incar 20.000 Merchant, Blibli.com Genjot Layanan O2O

Blibli.com tahun ini akan meningkatkan layanan online to offline (O2O) dengan menargetkan kerja sama dengan sebanyak 20.000 merchant di Indonesia.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 08 Mei 2019  |  00:40 WIB

Bisnis.com, SURABAYA - Perusahaan e-commerce Blibli.com tahun ini akan meningkatkan layanan online to offline (O2O) dengan menargetkan kerja sama dengan sebanyak 20.000 merchant di Indonesia.

Head of Public Relation Blibli.com, Yolanda Nainggolan mengatakan hingga saat ini kerja sama Blibli dengan toko offline masih sekitar 13.000 an merchant. Diharapkan peningkatan layanan O2O ini bisa menggenjot transaksi online mencapai 3 kali lipat dibandingkan transaksi 2018.

"Pada kuartal I tahun ini transaksi di Blibli.com ada pertumbuhan 2,5 kali lipat dibandingkan kuartal I tahun lalu. Ini menunjukan tingkat literasi belanja online masyarakat meningkat, terutama di Jakarta," katanya di sela-sela Buka Bersama, Selasa (7/5/2019).

Dia mengatakan untuk menggaet merchant dan konsumen, Blibli turut berpartisipasi dalam gelaran Big Bang Surabaya 2019 yakni cuci gudang terbesar dengan tema Ramadhan pada 30 Mei - 9 Juni 2019 di Grand City Surabaya.

"Dalam kegiatan itu, kami ingin mengedukasi masyarakat Surabaya yang mungkin masih ada orang yang ragu untuk belanja online. Bahwa kami juga punya Blibli in store (kolaborasi dengan toko offline) yang menjual barang-barang branded asli," jelasnya.

Menurutnya, konsumen bisa mendapatkan benefit jika pembelian barang branded melalui aplikasi Blibli, di antarnya ada program cicilan untuk pembelian minimal Rp500.000.

"Kami juga banyak bekerja sama dengan banyak bank untuk layanan pembelian pakai kartu kredit, dan juga ada yang tanpa kartu kredit seperti Kredivo," imbuhnya.

Adapun saat ini Blibli memiliki 18 juta member aplikasi. Dalam aplikasi tersebut terdapat 16 kategori produk. Kebanyakan, produk yang dijual adalah gadget, kamera dan elektronik, serta lainnya adalah produk fashion, olah raga, dan otomotif.

"Penjualan tertinggi di Blibli ini produk gadget karena memang kebutuhan konsumen adalah bisa bayar cicil, lalu produk groceries seperti sayur dan buah yang fresh," katanya.

Yolanda menambahkan, untuk memperkuat layanan, Blibli tahun ini juga menambah gudang penyimpanan barang menjadi 32 gudang, dari sebelumnya yakni 14 gudang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
blibli.com

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top