Usai Diguyur Modal, Gojek Dorong Digitalisasi UMKM

Salah satu unicorn asal Indonesia, Gojek berkomitmen menghadirkan beragam program inovasi dalam rangka mendorong sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia, di antaranya menghadirkan program Gojek Wirausaha agar pelaku UMKM lebih siap menghadapi tantangan bisnis terutama di era digital.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 25 Februari 2019  |  14:06 WIB
Usai Diguyur Modal, Gojek Dorong Digitalisasi UMKM
Chief Commercial Expansion Gojek Catherine Hindra Sutjahyo (kanan) dan VP Marketing Gofood Aristo Kristandyo memberikan paparan dalam acara Kilas Balik 2018 dan Prediksi Kuliner 2019 di Jakarta, Senin (7/1/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, PALEMBANG — Salah satu unicorn asal Indonesia, Gojek berkomitmen menghadirkan beragam program inovasi dalam rangka mendorong sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia, di antaranya menghadirkan program Gojek Wirausaha agar pelaku UMKM lebih siap menghadapi tantangan bisnis terutama di era digital.

”Dengan pendanaan seri F kemarin, Gojek berada di posisi yang semakin kuat untuk menghadirkan beragam inovasi produk dan pengalaman kepada jutaan masyarakat Indonesia,” ujar Chief Corporate Affairs Gojek, Nila Marita dalam keterangannya, Senin (25/2/2019).

Seperti diketahui, Gojek Wirausaha adalah program pelatihan berbisnis yang diberikan kepada pelaku industri UMKM dalam bentuk kelas tatap muka. Program yang diluncurkan pada Rabu (20/2/2019) lalu itu, sejatinya akan memberikan dasar-dasar pengetahuan membangun bisnis agar para pelaku UMKM di seluruh Indonesia sehingga bisa naik kelas dengan masuk ke dunia digital.

Nila menerangkan Gojek Wirausaha sejalan dengan program pemerintah yang tengah mendorong kemajuan sektor UMKM, termasuk di dalamnya subsektor pasar tradisional dalam rangka memasuki era digital.

Berangkat dari hal tersebut, dia optimistis beragam inovasi yang dilakukan Gojek Wirausaha dapat membantu jutaan UMKM yang ada di Indonesia.

“Sebagai sektor yang paling tahan banting di Indonesia, UMKM masih memiliki banyak tantangan terkait dengan pengembangan bisnis mereka. Sebesar 80% di antaranya merupakan UMKM kuliner yang telah merasakan manfaat perluasan pasar secara langsung,” tambah Nila.

Pada kesempatan berbeda, Chief Commercial Expansion Gojek Catherine Hindra Sutjahyo menilai keberadaan Gojek Wirausaha akan menjadi stimulus bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan usaha. Catherine pun meyakini program Gojek Wirausaha juga bisa menjadi katalis positif terhadap perekonomian Indonesia.

”Kami di Gojek percaya basis UMKM yang besar di tanah air berpotensi untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Namun demikian, terdapat tantangan yang dihadapi oleh UMKM mulai dari keterbatasan pada akses pasar yang lebih luas, akses ke teknologi, serta akses pada peningkatan skill,” katanya.

Saat ini, pelaku UMKM yang bergabung dengan paltform Gojek sudah mencapai 400.000 merchant. Adapun, sebanyak 300.000 merchant di antaranya merupakan pelaku UMKM di sektor makanan dan tergabung di platform Go-Food. Manajemen Gojek pun menargetkan program pelatihan Gojek Wirausaha ini akan diikuti 35.000 peserta di 25 kota di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Gojek

Editor : Surya Mahendra Saputra

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top