Industri 4.0 Harus Disertai Transformasi Procurement

Pengadaan barang dan jasa seringkali memunculkan permasalahan dan kendala klasik yang berimbas pada inefisiensi.
Deandra Syarizka
Deandra Syarizka - Bisnis.com 21 Februari 2019  |  11:31 WIB
Industri 4.0 Harus Disertai Transformasi Procurement
Warehouse Lazada di Jakarta - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA — Transformasi digital dinilai perlu dilakukan dalam sistem pengadaan barang dan jasa dalam menyambut revolusi menuju Industri 4.0.

CEO Mbiz.co.id Rizal  Paramarta menyatakan bahwa transformasi digital pada pengadaan barang dan jasa menawarkan keunggulan dan nilai yang mampu menjawab beragam tantangan dan kompleksitas yang menciptakan inefisiensi dan penurunan produktivitas. 

"Teknologi terkini yang mampu menciptakan otomatisasi,  alur kerja dan penganalisaan data yang makin cepat dan akurat,  serta transparansi menjadikan transformasi digital pada pengadaan barang dan jasa sebagai solusi efektif untuk akselerasi bisnis, " ujarnya dalam Mbiz Meet Hub, Kamis (21/02).

Dia menambahkan, proses konvensional pengadaan barang dan jasa seringkali memunculkan permasalahan dan kendala klasik yang berimbas pada inefisiensi.

Permasalahan dan kendala klasik itu mencakup tingkat transparansi yang rendah,  rawan terhadap potensi penyimpangan,  waktu yang relatif lama dalam administrasi,  serta memiliki problematika pada tingkat akuntabilitas.  

Menurutnya, persoalan klasik inilah yang mendorong kami menciptakan sebuah platform yang dapat dijadikan solusi efektif yang dapat diadopsi oleh seluruh perusahaan sebagai penerapan Industri 4.0.

"Melalui penggunaan platform Mbiz.co.id yang dapat dimanfaatkan tanpa dipungut biaya, organisasi bisnis dapat memperoleh solusi e-procurement yang lengkap dan menyeluruh, " ujarnya. 

Ketua Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (Amvesindo) Jefri R.  Sirait meyatakan,  transformasi digital sangat penting untuk diadopsi oleh perusahaan di era disruptif ini,  termasuk perusahaan rintisan berbasis teknologi yang juga memiliki aktivitas pengadaan barang dan jasa. 

"Reputasi adalah variabel terpenting untuk membangun kepercayaan stakeholder, baik bagi konsumen maupun pemodal, " ujarnya.  

Mbiz Meet Hub tahun ini membahas kesiapan dunia usaha dalam menghadapi Industri 4.0 termasuk transformasi digital di semua lini tata kelola perusahaan. Seperti diketahui, era disruptif telah mendorong banyaknya peluang baru yang semakin kompleks dan menuntut kompetensi pengelolaan yang meningkat. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Revolusi Industri 4.0

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top