Oppo Enggan Tambah Kamera Demi Jaga Harga

Menambah kamera akan membuat harga makin mahal dan berpengaruh pada segmen pasar.
Syaiful Millah | 27 November 2018 05:36 WIB
Oppo A7 - Oppo

Bisnis.com, JAKARTA —  Vendor asal China, Oppo, menyatakan enggan mengikuti tren penggunaan banyak kamera yang disematkan pada perangkat ponsel pintar. 

PR Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto mengatakan pihaknya belum melihat urgensi untuk mengadopsi tren tersebut. 

Menurutnya, penggunaan dwi kamera yang diterapkan Oppo saat ini telah memenuhi kebutuhan fotografi untuk para penggunanya. Apalagi, Oppo telah membangun citra sebagai ponsel kamera.

Selain itu, Aryo menilai penerapan banyak kamera akan meningkatkan harga perangkat. Hal tersebut dinilai akan memperkecil konsumen Oppo di Indonesia. 

"Menambah kamera akan membuat harga makin mahal dan berpengaruh pada segmen pasar," katanya saat peluncuran Oppo A7 di Jakarta, Senin (26/11).

Namun demikian, Aryo menuturkan, pihaknya akan terus melalukan inovasi terhadap produk-produknya, termasuk dalam hal peningkatan kualitas kamera. 

Dia juga menyampaikan, saat ini Oppo tengah berfokus pada pengembangan fitur lain melalui adopsi kecerdasan buatan (artificial intellegence/AI). 

Misalnya, optimalisasi baterai dengan sistem manajemen berbasis AI yang dapat mematikan aplikasi tidak terpakai dan memangkas berkas sampah untuk menghemat daya. 

"Kalau ngomong kamera HP, mostly orang udah bakal mikir Oppo. Makanya, kami tidak fokus 'jualan' itu sekarang tapi fitur lain yang juga diperhatikan banyak pengguna," ujarnya.

Sebagai informasi, beberapa vendor ponsel pintar telah menyematkan tiga hingga empat kamera belakang ke perangkatnya, seperti Samsung, LG,  dan Huawei.

Tag : smartphone
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top