Harga Laptop Asus Naik Terkerek Kurs Dolar

Berdasarkan data GfK per Q3/2018, Asus menguasai 41,4% dari total pangsa pasar laptop di Indonesia.
Dhiany Nadya Utami | 24 Oktober 2018 07:39 WIB
Asus Zenbook S - Bisnis/Dhiany Nadya Utami

Bisnis.com, JAKARTA — Kendati mengalami beberapa kali penyesuaian harga karena fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, Asus mengaku penjualan produknya tidak terganggu.

Asus Indonesia PC PM Lead Frank Wang menyebut pelemahan rupiah yang terus menerus terjadi belakangan ini memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap bisnis mereka. Dalam beberapa bulan terakhir, dia mengatakan Asus telah menaikkan harga produk mereka secara bertahap.

“Kami sebenarnya berharap agar dapat mempertahankan harga tetapi isu nilai tukar ini benar-benar memberi dampak yang memaksa kami untuk menyesuaikan harga jual kepada konsumen,” tutur Wang saat ditemui usai peluncuran Zenbook S di Jakarta, Selasa (23/10/2018). 

Asus menaikkan harga jual sekitar 5% untuk mayoritas model pada semua segmen, sedangkan produk premium dikenakan kenaikan lebih tinggi yakni 7%—10%. Menurut Wang, itu merupakan strategi silang untuk menjaga agar harga produk kategori lowend tidak melambung terlalu tinggi.

Walaupun demikian, tambah dia, kenaikan harga ini tidak terlalu mempengaruhi sisi penjualan mereka. Malahan, Wang menyebut pengapalan mereka pada kuartal III/2018 memberikan hasil yang memuaskan meski dia tak memerinci angka pastinya.

“Kami memang menaikkan harga tetapi ternyata itu tidak mempengaruhi penjualan kami secara unit, market share kami tetap [tinggi] bahkan lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya,” tambah Wang.

Dia juga optimistis pada kuartal selanjutnya pengapalan mereka akan terus mencatatkan angka yang tinggi. Pasalnya, Q3 dan Q4 memang menjadi kuartal yang mencatatkan pengapalan tertinggi setiap tahunnya karena merupakan musim anak sekolah membeli perangkat elektronik dan musim liburan akhir tahun.

Berdasarkan data GfK per Q3/2018, Asus menguasai 41,4% dari total pangsa pasar laptop di Indonesia. Wang menargetkan pada tahun depan setidaknya mereka dapat memperoleh separuh dari kue pasar di Tanah Air.

Tag : laptop
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top