Pemerintah Siap Beli Peranti Autentikasi IMEI

Sebelumnya, berkembang opsi untuk melimpahkan pengadaan peranti tersebut kepada operator seluler.
Duwi Setiya Ariyanti | 20 September 2018 16:09 WIB
Komponen di dalam Samsung Galaxy S9 - Samsung.com

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah siap mengambil alih pengadaan peranti autentikasi kode unik ponsel (IMEI) dari operator seluler.

Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian, Achmad Rodjih Almanshoer mengatakan pengadaan peranti autentikasi yakni equipment identity register (EIR) akan dilakukan pemerintah melalui inisiatif Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Sebelumnya, memang berkembang opsi untuk melimpahkan pengadaan peranti tersebut kepada operator seluler. Namun, pemerintah menganggap pengadaan tersebut dilakukan pemerintah karena ada pertimbangan biaya yang harus dikeluarkan operator seluler.

"Demi programnya pemerintah juga. Kami mau mengajukan bersama-sama Kemenkominfo dan Kemendag," ujarnya saat dihubungi Bisnis, Rabu (19/9/2018). 

Untuk pembentukan basis data IMEI, saat ini, dia menuturkan tengah dalam proses penyusunan. Pasalnya, pihaknya menanti data IMEI yang dikeluarkan Global System for Mobile Communications Association (GSMA).

"Kami tinggal menunggu [data] IMEI yang asli dari GSMA."

Dari data yang diperoleh Bisnis, pabrikan, distributor dan importir ponsel harus melakukan sertifikasi perangkat dan verifikasi.

 Adapun, peranti EIR nantinya akan terhubung dengan basis data IMEI nasional di Kementerian Perindustrian untuk mencocokkan data IMEI dengan peranti yang terdeteksi di jaringan.

 Dengan pencocokkan data tersebut nantinya bisa diperoleh informasi bahwa pengguna tertentu menggunakan peranti yang terdaftar atau tidak.  

Tag : smartphone
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top