Persiapan Lokasi dan Tiket eSports di Asian Games Hampir Rampung

Asian Games eSports akan seluruhnya dihelat di Britama Arena selama 7 hari mulai dari 26 Agustus hingga 1 September 2018.
Dhiany Nadya Utami | 25 Juli 2018 12:15 WIB
Dari kiri ke kanan, Pemilik Highgrounds eCafe Diana Tjong, Coach XCN Akademi Indonesia Andrew Joseph Bali, Atlet Timnas eSports Indonesia Rully Sandra Sutanto, Plt. Sekjen Komite Olimpiade Indonesia Helen Sarita, Consumer Lead Nvidia Indonesia Harry Kartono, dan Ketua Indonesia eSports Association Eddy Liem dalam sesi diskusi Insight of eSport as a Promising Sport Bersama Nvidia, di Jakarta, Selasa (24/7/2018). - Bisnis / Dhiany Nadya Utami

Bisnis.com, JAKARTA — Kurang dari sebulan jelang perhelatan Asian Games 2018, Indonesia e-Sport Association (IeSPA) menyatakan seluruh persiapan untuk pertandingan eksibisi cabang olahraga elektronik hampir sepenuhnya rampung, termasuk penentuan venue pertandingan.

Ketua IeSPA Eddy Liem mengatakan meski penyelenggaraan pertandingan eksibisi cabor eSports dipegang langsung oleh Federasi eSports Asia (Asian Electronic Sports Federation/AESF), sebagai tuan rumah IeSPA membantu mempersiapkan segala kebutuhan yang diminta oleh AESF.

“Jadi kami bantu persiapan segala macem. Mereka butuh venue, kami bantu ngontakin venue, perlu internet kami yang cari [provider] internetnya,” ujarnya saat ditemui dalam acara diskusi Insight of eSport as a Promising Sport Bersama Nvidia di Jakarta, Selasa (24/7/2018).

Mengenai vendor penyedia perangkat yang akan digunakan para atlet untuk bertanding Eddy belum membeberkan vendor mana yang akan bekerja sama dengan IeSPA dan AESF, dia hanya menyebut semua elemen yang dibutuhkan sudah lengkap dan tinggal menunggu eksekusi di hari pelaksanaan.

“Terakhir saya dengar [perangkatnya] dibawa langsung dari China. Tapi dari sana sebagian, dari sini juga ada supply, [nama vendornya] saya belum tahu,” tambah Eddy.

Kemudian, area Britama Arena di Kawasan Kelapa Gading dipilih sebagai venue pertandingan. Alasannya, Britama Arena merupakan fasilitas olahraga indoor dengan standar internasional dan telah memiliki elemen-elemen yang dibutuhkan untuk perhelatan eSports.

Nantinya, keenam cabor eSports akan seluruhnya dihelat di Britama Arena selama 7 hari mulai dari 26 Agustus hingga 1 September 2018. Tiket pertandingan juga dapat dibeli melalui kanal yang sama dengan tiket cabor lainnya, tetapi untuk saat ini masih belum tersedia.

“Mereka [INASGOC] bilang akan dimasukkan [ke kanal penjualan] seperti cabor lain, mungkin akan menyusul dalam waktu dekat,” kata Eddy.

Sementara itu persiapan para atlet juga terus digenjot, salah satunya dengan melakukan latih tanding melawan tim dari negara lain seperti yang baru-baru ini dilakukan oleh atlet timnas di nomor League of Legends (LoL) dan Starcraft II yang bertanding dengan tim Malaysia.

Salah satu atlet yang tergabung dalam timnas eSports Indonesia untuk nomor game League of Legends (LoL) Rully Sandra Sutanto mengatakan makin mendekati Asian Games frekuensi latihan terus ditambah menjadi 7 hari dalam seminggu, termasuk latihan fisik.

“Makan di atur juga. Terus ada karantina juga, tinggal bareng berlima di BSD,” ujar Rully.

Eddy mengatakan ada rencana agar para atlet yang tergabung dalam timnas eSports untuk Asian Games ini turut menempati mes yang sama dengan atlet di cabor lainnya. “Supaya mereka benar-benar merasa sebagai bagian dari timnas Indonesia, soalnya selama ini kan [mereka lebih banyak berinteraksi via] online,” tutur Eddy.

Tag : Asian Games 2018
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top