Telkomsel Buka Toko Aplikasi untuk UKM

Beberapa mitra global seperti Microsoft & Google serta startup lokal seperti Jarvis, MOKA, Gadjian, e-Accounting, dan Trustmedis kini bekerja sama dengan Telkomsel.
Duwi Setiya Ariyanti | 23 Juli 2018 13:47 WIB
Warga kota Solo antusias menyambut rombongan pawai obor Asian Games 2018 yang berkesempatan disambut di GraPARI Solo, (19/7). Sebagai Official Mobile Partner Asian Games 2018, Telkomsel turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan pawai obor yang diselenggarakan di sejumlah kota di Indonesia. - Telkomsel

Bisnis.com, JAKARTA — PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) meluncurkan toko aplikasi khusus pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

Vice President Enterprise Mobile Product Marketing Telkomsel, Arief Pradetya mengatakan pihaknya selama ini perusahaan hanya memfokuskan pada pelaku usaha kelas medium hingga besar.

Padahal, katanya, pelaku UKM masih potensial. Alasannya, pelaku UKM memiliki intensi untuk membayar layanan. Hal itu, katanya, berbeda dengan segmen konsumer yang cenderung mempertimbangkan lebih tentang layanan berbayar.

Di sisi lain, jumlah pelaku UKM sebenarnya lebih besar dari pelaku usaha kelas medium dan besar. Dari data kelas pelaku usaha mikro dengan karyawan 2 orang saat ini berjumlah 23,8 juta unit.

Sementara itu, pelaku usaha kecil sebanyak 2,3 juta unit dengan jumlah karyawan 5 orang. Kemudian, pelaku usaha medium sebesar 412.208 unit dengan jumlah karyawan sebanyak 20 orang.

Dengan peluang tersebut, pihaknya menawarkan platform Telkomsel myBusiness yang bisa diakses melalui ponsel maupun laptop dan desktop.

Adapun, fitur yang ditawarkan yakni solusi berupa komunikasi selular khusus, internet, email, penyimpanan dan kolaborasi. Selain itu, pembuatan toko online professional, kasir online, akuntansi online, hingga pengelolaan karyawan berada di satu tempat dan satu akses masuk.

Beberapa mitra global seperti Microsoft & Google serta startup lokal seperti Jarvis, MOKA, Gadjian, e-Accounting, dan Trustmedis kini bekerja sama dengan Telkomsel.

"Kami melihat bahwa ketika pengusaha mikro menuju small atau UKM ada kebutuhan lebih dari sekadar komunikasi seluler," ujarnya dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (23/7/2018).

Menurutnya, pelaku UKM menawarkan peluang seiring dengan terus naiknya belanja digital perusahaan. Sebagai gambaran, dia menyebut belanja digital perusahaan bisa mencapai Rp100 triliun.

Namun, sebagian besar yakni sekira Rp86 triliun dikeluarkan perusahaan skala besar yang menjadi pasar PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. induk perusahaan Telkomsel. Sisanya, dengan belanja Rp14 triliun ini yang menjadi sasaran Telkomsel.

Pasalnya, kendati dari sisi belanja tergolong lebih kecil, pertumbuhannya di atas 15% dalam setahun. Dia menargetkan penetrasi pengguna solusi ini bisa mencapai penetrasi 30% untuk masuk ke kategori cukup matang.

"Kami menggarap yang Rp14 triliun. 60 % masih berbasis mobile dan sisanya solusi …. Itu yang tumbuhnya di atas 15% per tahun," katanya.

Tag : aplikasi
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top