F5 Luncurkan Firewall untuk Aplikasi

Riset terbaru F5 Labs menunjukkan aplikasi adalah target awal pada sebagian besar upaya pembobolan.
Dhiany Nadya Utami | 15 Mei 2018 06:35 WIB
Ponsel Pintar tekuk - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA — Penyedia solusi digital F5 meluncurkan solusi perlindungan keamanan aplikasi atau firewall bernama Advanced Web Application Firewall (WAF).

Menurut SVP dan General Manager Unit Security Business F5 Ram Krishnan, riset terbaru F5 Labs menunjukkan aplikasi adalah target awal pada sebagian besar upaya pembobolan.

“Penjahat siber menggunakan peranti lunak yang khusus didesain untuk membawa serangan berbahaya atau dikenal sebagai exploit,” katanya dalam keterangan pers yang diterima Bisnis, Senin (14/5/2018).

Dia menjelaskan selain exploit berlapis dan canggih, para penjahat juga menggunakan gelombang ancaman otomatis, memanfaatkan bot, dan melakukan semuanya berbasis perangkat internet (Internet of Things/IoT) yang bisa menghindari pendeteksian berdasarkan ciri sederhana atau reputasinya.

Menurutnya aplikasi membutuhkan perlindingan yang mendukung berbagai model konsumsi dan lisensi termasuk yang berbasis per-app, billing, langganan, dan utilitas agar pusat cloud dan pangkalan data bisa berjalan secara fleksibel dan maksimal.

Dengan demikian, SecOps (keamanan dan operasional) akan berkolaborasi dengan lebih baik lagi bersama DevOps (pengembangan dan operasional) dan NetOps (jaringan dan keamanan) dalam menempatkan layanan perlindungan aplikasi pada environment apapun, baik aplikasi yang dikonfigurasi untuk individual maupun massal.

“Advanced WAF sebagai teknologi fundamental yang bisa diterapkan, dikelola, serta model konsumsi yang sesuai keinginan konsumen,” tambah Krishnan.

Pendekatan holistik khusus juga dibutuhkan untuk mengamankan aplikasi. Pun, bertujuan mengurangi kerumitan manajemen, meningkatkan biaya operasional (OpEx), dan mengantarkan layanan secara efisien untuk menetralkan serangan.

“Selain itu, Advance WAF satu-satunya WAF yang memiliki fungsi mitigasi komprehensif terhadap ancaman bot di web dan mobile,” katanya.

 

Tag : serangan siber
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top