Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Honor Incar Posisi Tiga Besar Pasar Ponsel Global

Produsen ponsel pintar asal China Honor berencana menguasai posisi tiga besar penjualan ponsel pintar global melalui strategi kerja sama antara Honor dengan pengembang dan publisher gim daring agar diminati oleh generasi milenial yang pangsa pasarnya cukup besar.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 26 Maret 2018  |  22:33 WIB
Huawei 4C - Ilustrasi/edupoint.com
Huawei 4C - Ilustrasi/edupoint.com
Bisnis.com, JAKARTA - ‎Produsen ponsel pintar asal China Honor ‎berencana menguasai posisi tiga besar penjualan ponsel pintar global melalui strategi kerja sama antara Honor dengan pengembang dan publisher gim daring agar diminati oleh generasi milenial yang pangsa pasarnya cukup besar.
 
President of Honor, George Zhao optimistis produsen asal China itu dapat bersaing dengan produsen ponsel pintar yang kini menguasai pasar ponsel secara global dalam waktu beberapa tahun ke depan. Pasalnya, dia menilai selama periode Januari-November 2017, Honor berhasil mengapalkan 49,7 juta unit perangkat ponsel pintar dengan angka penjualan mencapai Rp155 triliun di pasar China, sementara di pasar global produsen ponsel pintar itu berhasil mengapalkan sebanyak 73 juta unit perangkat hanya di semester pertama tahun 2017 atau memberi pertumbuhan Year-on-Year sebesar 20,6% bagi Honor.
 
"Honor berencana untuk menjadi salah satu dari lima merek smartphone teratas di dunia dalam tiga tahun ke depan, dan salah satu dari tiga teratas dalam lima tahun," tuturnya Senin (26/3/2013).
 
Dia menjelaskan untuk mencapai target menguasai posisi ke tiga di pasar ponsel pintar global tersebut, Honor akan menggandeng pengembang dan publisher game seperti di antaranya Gameloft, Tencent, Google Play, dan Mobile Legends. Selain itu menurutnya, Honor juga akan menjual ponsel pintar yang memiliki teknologi terkini dengan harga yang terjangkau untuk generasi milenial seperti Honor 9 Lite.
 
"Saat ini, bisnis luar negeri Honor menyumbang 15% dari total pendapatan kami. Saya berharap ada pertumbuhan yang berkelanjutan di China, tetapi pertumbuhan yang lebih agresif di luar negeri. Saya berharap bisa meraih setengah kontribusi pendapatan pada tahun 2020 dari luar negeri dan melampaui penjualan di China pada 2022‎," katanya.
 
‎Seperti diketahui, ‎produsen ponsel pintar asal China Honor telah berhasil menancapkan namanya di wilayah Eropa Barat, Amerika Utara, dan Rusia, bahkan di Negeri Beruang Merah itu penjualan yang ditorehkan Honor menempatkan produsen ini di posisi tiga besar, membayangi Samsung.
 
Sementara itu di pasar China sendiri, momen Single's Day menjadi salah satu pembuktian Honor terhadap penerimaan perangkat besutannya. Pada momen yang partisipasi konsumennya lebih tinggi dari Black Friday itu,  Honor berhasil mencatatkan pendapatan sebesar US$ 605 juta atau sekitar Rp8,6 triliun.
 
"Pencapaian tersebut diperoleh dari platform e-commerce terbesar di China, yakni JD.com dan Alibaba (Tmall.com). Bahkan khusus di JD.com pendapatan Honor berhasil melampaui Apple," ujarnya.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

smartphone
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top