Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Facebook Dan Instagram Bantah Kena Hack

Facebook Dan Instagram Bantah Kena Hack
Redaksi
Redaksi - Bisnis.com 27 Januari 2015  |  18:37 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Facebook dan Instagram membantah adanya peretas sebagai dalang masalah yang membuat jutaan pengguna tak bisa mengakses dua jejaring sosial tersebut, menurut SkyNews dalam laporannya hari ini.

Pengguna Facebook di Inggris, Amerika Serikat, Asia dan Australia mengeluhkan tak bisa masuk pada jejaring sosial terbesar di dunia itu.

Instagram yang dimiliki Facebook, mengatakan pada penggunanya via akun Twitter bahwa mereka menyadari adanya masalah dan sedang berusaha memperbaikinya.

AIM, Tinder dan Hipchat juga diperkirakan terkena dampaknya.

Grup peretas Lizard Squad-yang baru-baru ini mengklaim bertanggung jawab atas serangan Hari Natal atas PlayStation dan layanan Xbox Live, mengatakan di Twitter bahwa mereka bertanggung jawab atas serangan terhadap Facebook dan Instagram.

Namun, Facebook dan Instagram yang sempat down selama sekitar sejam sebelum layanan kembali normal, dengan cepat membantah layanannya diretas.

Mereka menyalahkan "perubahan yang mempengaruhi sistem konfigurasi".

Insiden terjadi sehari setelah grup Lizard Squad mengatakan mereka telah meretas situs Malaysia Airlines-mengunggah pesan "404 - Pesawat Tak Ditemukan. Diretas oleh Cyber Caliphate".

Grup tersebut juga mengingatkan di Twitter pada Selasa mereka sedang bersiap membocorkan email-email terkait maskapai yang bermasalah.

Hingga akhir September, Facebook memiliki 1,25 milyar pengguna aktif tiap bulannya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

facebook

Sumber : Antara

Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top