Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Spreadtrum dan Mozilla Siapkan Smartphone Firefox Rp300.000-an

Ponsel pintar dengan harga US$25 atau Rp300.000-an? Ini terdengar menarik, tetapi apakah memang ada dan seperti apa kemampuannya?
- Bisnis.com 24 Februari 2014  |  14:23 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Ponsel pintar dengan harga US$25 atau Rp300.000-an? Ini terdengar menarik, tetapi apakah memang ada dan seperti apa kemampuannya?

Kabar gembiranya adalah smartphone murah berbasis OS Firefox itu bakal menjadi kenyataan. Rencana ini disiapkan oleh Spreadtrum dan Mozilla, seperti terungkap dalam World Mobile Congress di Barcelona, yang dibuka mulai hari ini, Senin (24/2/2014).

Spreadtrum memang bukan produsen ponsel terkenal, tetapi visinya sama dengan Mozilla yakni menghadirkan smartphones kepada konsumen dengan harga serendah mungkin.

Faktor utama yang memungkinkan biaya ponsel itu sangat rendah adalah penggunaan chipset Cortex A5: SC6821. Chip ini tidak menopang LTE, hanya WCDMA dan EDGE (2,5G). Namun, mendukung WiFi, Bluetooth, kamera, dan radio FM, serta mengakomodasi layar 3,5 inci.

Dengan fitur dan spek ini, pengguna Android, iPhone atau Lumia tidak perlu mengganti ponselnya. Harga yang murah menjadikan ponsel Mozilla menjadi perangkat cadangan atau pendamping, tetapi yang jelas ponsel itu sangat cocok untuk mengisi pasar negara berkembang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

smartphone

Sumber : gsmarena

Editor :
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top