Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SMARTFREN: Tahun ini fokus Garap Pelanggan Data

JAKARTA:  Smartfren akan fokus meningkatkan jumlah pelanggan data pada tahun ini.Sebelumnya pada 2012, pelanggan Smartfren berjumlah 11 juta, dengan 5 juta diantaranya pelanggan data.Pada tahun ini, Smartfren memproyeksi mampu mendapatkan tambahan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 31 Januari 2013  |  18:00 WIB

JAKARTA:  Smartfren akan fokus meningkatkan jumlah pelanggan data pada tahun ini.

Sebelumnya pada 2012, pelanggan Smartfren berjumlah 11 juta, dengan 5 juta diantaranya pelanggan data.

Pada tahun ini, Smartfren memproyeksi mampu mendapatkan tambahan 5 juta pelanggan data, dengan porsi sebanyak tambahan 3 juta pelanggan dari bundling perangkat mobile seperti tablet dan ponsel pintar, dan 2 juta dari pelanggan modem.
 
Deputy CEO Commercial PT Smartfren Tbk Djoko Tata Ibrahim mengatakan 65% pendapatan perusahaan berasal dari pelanggan data.

Adapun pendapatan Smartfren pada 2012 mencapai Rp1,7 trilun, sementara pada tahun ini Djoko memproyeksikan perusahaan mampu mencapai pendapatan Rp3 triliun.
 
"Hal ini disebabkan ARPU [Average Revenue per User/ARPU] pelanggan data yang lebih tinggi yakni sekitar Rp45.000 hingga Rp50.000, sementara pelanggan biasa memiliki ARPU Rp25.000 hingga Rp28.000," kata Djoko seusai peluncuran ponsel pintar Smartfren Andromax U, Kamis (31/1/2013).
 
Selain itu, untuk meningkatkan kualitas layanan data, Djoko menyebutkan perusahaan akan menambah jumlah Base Tranceiver Station (BTS) menjadi 6.500 BTS di seluruh Indonesia. Pada 2012, Smartfren memiliki 4.500 BTS.
 
Pihaknya akan mengutamakan memperkuat jaringan layanan data di Sumatra. Saat ini seluruh Sumatra hampir terjangkau kecuali Bengkulu dan Belitung. Di Kalimantan yang belum [terjangkau] seperti Balikpapan dan Samarinda.

"Untuk Sulawesi yang belum terjangkau ada Kendari dan Palu. Kami akan menambah banyak BTS di sana. Pada 2012, BTS kami hanya ada di 5 kota besar, pada tahun ini kami akan perluas hingga 10 kota besar," tambah Djoko.  (ra)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Febriany D.A. Putri

Editor : Rustam-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top