Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PONSEL PINTAR ANDROID: Samsung pertahankan posisi pemimpin pasar

News Editor
News Editor - Bisnis.com 15 Januari 2013  |  16:31 WIB
Samsung Ingin Pertahankan Posisi Pemimpin Pasar Ponsel Pintar Android
 
JAKARTA--Samsung ingin mempertahankan posisi pemimpin pasar ponsel pintar Android di Indonesia pada tahun ini. Adapun pangsa pasar ponsel pintar Android Samsung hingga November 2012, berdasarkan data riset Growth for Knowledge (GfK) mencapai 80%.
 
Vice President Mobile Business PT Samsung Electronics Indonesa Andre Rompis memprediksi pada tahun ini pangsa pasar akan meningkat 30% dibandingkan dengan tahun lalu. Dari proyeksi pertumbuhan tersebut, Andre memprediksi sekitar 50% pangsa pasar masih didominasi ponsel pintar Android.
 
"Kalau pangsa pasar Android melebihi 50% pada tahun ini, keadaan ini sangat baik untuk kami, karena kami juga akan terus berkembang. Untuk tahun ini, kami masih akan tetap mendengarkan kebutuhan konsumen dan berusaha memenuhinya melalui berbagai produk," kata Andre seusai acara peluncuran Samsung Galaxy S III Mini, Selasa (15/1).
 
Beberapa strategi akan semakin gencar dilakukan untuk meningkatkan pangsa pasar ponsel pintar Samsung tahun ini, di antaranya melalui Samsung Experience Shop (SES). Saat tutup tahun 2012, Samsung telah memiliki 98 SES di seluruh Indonesia. Andre menambahkan saat ini SES berjumlah 102.
 
Andre menyebutkan saat ini pangsa pasar ponsel terbesar di Indonesia masih dipegang oleh ponsel fitur sebesar 60% hingga 70%. Namun, pada tahun ini melalui SES dan edukasi yang bekerja sama dengan beberapa operator seperti Telkomsel dan Xl, Samsung ingin memperluas pangsa pasar ponsel pintar entry level. Adapun yang dimaksud entry level adalah ponsel pintar dengan harga di bawah Rp1,5 juta.
 
"Saat ini pangsa pasar ponsel pintar entry level kami hampir mencapai 20%. Kami menargetkan melalui edukasi dan SES, pengguna ponsel fitur bisa beralih ke ponsel pintar entry level ini, kemudian menjadi pengguna yang medium dan premium," pungkas Andre.
 
(faa)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Febriany D.A. Putri

Editor : Fahmi Achmad

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top