Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KORUPSI INDOSAT: Anggota DPR Berang Dengan Paparan Singkat Indosat & IM2

JAKARTA-Sejumlah anggota Komisi I DPR menyoal pemaparan singkat direksi Indosat dan IM2 karena tidak memaparkan secara lengkap kasus yang dihadapi kedua operator telekomunikasi tersebut.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 15 Januari 2013  |  16:08 WIB

JAKARTA-Sejumlah anggota Komisi I DPR menyoal pemaparan singkat direksi Indosat dan IM2 karena tidak memaparkan secara lengkap kasus yang dihadapi kedua operator telekomunikasi tersebut.

Bahkan anggota Komisi I Effendi Choirie (F-KB) dengan nada tinggi menyesalkan paparan singkat mereka. “Ini menghina forum namanya, harus jelas,” katanya.

Dia menegaskan dewan tidak bisa melayani permohonan perlindungan yang diajukan oleh Indosat karena masih perlu meminta keterangan lebih lanjut dari berbagai pihak terkait.

Anggota Komisi I Max Sopacua (F-PD) juga mengutarakan pendapat senada. “Dewan akan meminta penjelasan dari berbagai pihak diantaranya dari saksi ahli kejaksaan. Kalau direksi Indosat nilai saksi ahli Kejaksaan Agung tidak kredibel, tentu mereka juga harus klarifikasi”.

Presiden Direktur dan CEO Indosat Alexader Rusli dalam pemaparannya mengatakan, saksi ahli yang didatangkan oleh Kejaksaan Agung tidak kredibel.

Komisi I DPR RI hari ini (15/1) menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum dengan jajaran Indosat dan IM2 terkait dengan kasus dugaan korupsi yang melilit Indosat dan IM2 (anak usaha Indosat).

Kedua perusahaan diduga merugikan negara sekitar Rp1,3 Triliun karena menggunakan frekuensi 2,1GHz secara bersama-sama. (39/yus)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Galih Kurniawan

Editor : Yusran-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top