Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

APPLE VS SAMSUNG: Dokumen Motorola Ditutup Sementara

News Editor
News Editor - Bisnis.com 26 Oktober 2012  |  12:30 WIB
SAN FRANCISCO: Anak usaha Google Inc, Motorola Mobility, memenangkan suatu permintaan kepada pengadilan untuk menutup sementara catatan pembicaraan lisensi paten dengan Samsung Electronics Co.
 
Catatan itu muncul dalam gugatan soal hak kekayaan intelektual perusahaan Korea Selatan terhadap Apple Inc di California.
 
Hakim Distrik AS Lucy H. Koh di San Jose pada Kamis (25/10) waktu setempat memberikan Motorola "satu kesempatan terakhir" untuk menyatakan bahwa dokumen harus tetap disegel dan meminta "dokumen disunting dengan benar" untuk ditinjau pengadilan. 
 
Motorola Mobility adalah pembuat telepon seluler yang diakuisisi oleh Google, perusahaan yang berbasis di Mountain View, California, pada bulan Mei tahun ini.
 
Menurut berkas yang diajukan ke pengadilan, dokumen yang dipermasalahkan adalah ringkasan dari negosiasi lisensi antara Motorola dan Samsung yang berlangsung beberapa minggu sebelum kedua perusahaan mencapai kesepakatan pada 2000.
 
Motorola Mobility menyatakan dokumen tersebut diajukan sebagai sebuah bukti untuk mendukung upaya Apple mementahkan saksi dari Samsung.
 
Hakim Paul Grewal pada 10 Oktober menolak permintaan Motorola untuk menutup dokumen, dengan menyimpulkan dokumen itu begitu tua sehingga tidak layak ditutupi guna menjaga rahasia. 
 
Hakim mengatakan ia menilai argumen Motorola "tidak cukup untuk mengatasi adanya kepentingan publik" untuk membuka rekaman itu. Atas permintaan Koh, Grewal akan memeriksa permintaan baru dari Motorola, sebelum 2 November, dan meninjau dokumen yang dihapus. 
 
"Pengadilan betul-betul mempertimbangkan dua permintaan oleh Motorola untuk menutup dokumen yang sama, di samping permintaan Samsung yang oleh Hakim Grewal telah dibantah," tulis Koh seperti dikutip Bloomberg. 
 
Jika permintaan akhir Motorola terlalu luas, maka tidak ada permintaan lebih lanjut dari Motorola terkait masalah dokumen itu yang akan dipertimbangkan, tulisnya.
 
Menurut berkas pengadilan, dokumen itu mengungkapkan "pola penawaran keuangan" dalam negosiasi lisensi silang produk seluler dan kemungkinan berisi istilah keuangan, tingkat lisensi, arah pembayaran, nama produk berlisensi dan teknologi, dan ruang lingkup geografis atas kesepakatan itu.
 
"Memahami poin-poin tekanan Motorola dalam negosiasi itu bisa memberikan seseorang keuntungan yang tidak adil," kata pengacara Motorola Mobility, Peter Chassman, kepada Grewal pada 10 Oktober. (Bloomberg/M. Taufikul Basari/Bsi)
Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top