KOMPUTASI AWAN: Trend Micro bidik pengguna perangkat bergerak

TAIPEI: Perusahaan penyedia solusi keamanan teknologi informasi Trend Micro membidik pelanggan pengguna perangkat telekomunikasi bergerak seperti ponsel untuk menggunakan integrasi pertukaran data dan komputasi awan.Eva Chan, CEO Trend Micro, mengatakan
News Editor | 19 April 2012 10:07 WIB

TAIPEI: Perusahaan penyedia solusi keamanan teknologi informasi Trend Micro membidik pelanggan pengguna perangkat telekomunikasi bergerak seperti ponsel untuk menggunakan integrasi pertukaran data dan komputasi awan.Eva Chan, CEO Trend Micro, mengatakan kebutuhan keamanan integrasi jaringan saat ini dipicu tingkat adopsi data virtual yang meningkat 80% di sejumlah negara dan penjualan perangkat bergerak yang tumbuh signifikan selama 2010."Dengan isu keamanan jaringan yang meningkat, kami menawarkan solusi dan layanan yang dapat membantu pelanggan," ujarnya dalam 2012 APAC Media Conference pagi ini.Dia menyebutkan kebutuhan pengguna perangkat bergerak seperti ponsel kini terfokus pada masalah keamanan. "Saat ini kita tahu nyaris semua perangkat bergerak menjadi target hacker," ujarnya.Eva menjelaskan komputasi awan mentransformasikan pusat data bagi perusahaan ataupun pengguna pribadi. Bagi perusahaan, ujarnya, pusat data yang divirtualisasikan dalam komputasi awan akan sangat menguntungkan secara bisnis."Satu perusahaan akan untung dari beberapa hal seperti sistem komputasi awan akan mengurangi biaya tibggi, naiknya tingkat keuntungan atau ROI, dan tentu saja meningkatkan performa kinerja usaha," kata Eva."Tren saat ini semua data digunakan secara mobile dan itu membutuhkan keamanan dan proteksi. Sejumlah mitra seperti Dell, NTT America dan Chung Hwa Telecom Taiwan memilih kami  untuk menyediakan solusi integerasi keamanan untuk bisnis dan pengguna pribadi," paparnya.Akihiko Omikawa, Board of Director & EVP of Global Consumer Business Trend Micro menambahkan pihaknya memiliki tiga strategi konsumer pada tahun ini. "Kami punya tiga fokus yaitu Protect My Device, Protect My Stuff, dan Protect Me and Family," ujarnya.Selama 2011, bisnis komputasi awan dan integrasi virtual Trend Micro tumbuh 131% dan kinerja itu diperlihatkan di seluruh kaasan tak hanya Asia Pasifik. Bahkan, Eva Chan menambahkan selama kuartal I/2012 bisnis tersebut tumbuh 129% YoY.Trend Micro merupakan perusahaan yang fokus pada solusi keamanan teknologi informasi dan didirikan di AS pada 1988 dan kini berpusat di Tokyo. Sebanyak 64% pendapatan dari segmen bisnis dan 36% sisanya dari segmen konsumer.(api)

 

>> BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA:

+ Liga Champions: Di balik kekalahan REAL MADRID

+ SIAPA di belakang sepak terjang DAHLAN ISKAN?

+ Berita BISNIS INDONESIA hari ini: Akuisisi Bank Danamon TERGANJAL?

+ BURSA ASIA: NIKKEI tergelincir

+ Mau beli saham JAGUAR dan LAND ROVER?

+ Spanyol menyeret EURO terus terpuruk

 

Sumber : Fahmi Ahmad

Tag :
Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top