MASTEL diminta kembangkan jaringan fixed broadband

 
Erly Rusiawati
Erly Rusiawati - Bisnis.com 11 April 2012  |  17:35 WIB

 

JAKARTA: Dewan pengurus harian Masyarakat Telematika Indonesia periode 2012-2015 diminta mengembangkan jaringan fixed broadband.
 
Melalui pengembangan itu, masyarakat Indonesia mampu lebih matang dalam menggunakan teknologi sebagai pendukung produktivitas. 
 
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu mengatakan sebagai mitra pemerintah, Masyarakat Telematika (Mastel) dapat turut menumbuhkan akses Internet via jaringan fixed broadband di tanah air. 
 
"Tantangan utama yakni infrastruktur yang harus ditingkatkan. Dengan begitu, kesiapan teknologi kita bisa meningkat dan masyarakat bisa meningkatkan inovasi," katanya  di musyawarah nasional VII Mastel  hari ini. 
 
Menurutnya, koneksi fixed broadband harus didukung Mastel di tengah rendahnya adopsi teknologi, komunikasi, dan informatika (TIK) untuk produktivitas. Kebanyakan masyarakat menggunakan TIK sekadar berkoneksi. Catatan kementerian, rata-rata penetrasi ponsel sudah hampir 100%, tapi penetrasi koneksi Internet hanya 13%. 
 
"Dari data ini terlihat kesiapan teknologi kita rendah. Padahal, kita bisa menggunakan TIK untuk membantu pemerintah mempromosikan Indonesia sebagai destinasi wisata," tutur Marie. 
 
Ketua Mastel Setyanto P. Santosa mengatakan bila dia terpilih menjadi Ketua Mastel periode 2012-2015, tugas pertamanya yaitu mendesak pemerintah mengucurkan dana TIK. 
 
Pemerintah harus menyalurkan dana TIK kepada operator telekomunikasi untuk biaya membangun jaringan fixed broadband. Harapannya, fixed broadband di Indonesia terpasang 60%, sisanya wireless. Saat ini, 95% kawasan Indonesia terpasang wireless, sisanya fixed broadband.
 
"Dana TIK adalah salah satu obat untuk mempercepat fixed broadband. Saya kan aliran fixed, tidak wireless. Kalau fixed bagus, berarti wireless juga  bagus. Aksesnya pun lebih cepat," kata Setyanto. 
 
Bila dana TIK belum bisa dicurahkan segera, dia usulkan pemerintah mengurangi pajak bagi investor yang ingin membangun fixed broadband. (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top