GOOGLE INC: Bangun pusat data di Taiwan

TAIPEI: Google Inc sedang membangun sebuah pusat data (data centre) di Taiwan untuk memenuhi permintaan online yang berkembang pesat di kawasan Asia. Pusat data ini merupakan pusat data ketiga di Asia setelah Hong Kong dan Singapura.Tiga pusat data yang
News Editor | 04 April 2012 11:46 WIB

TAIPEI: Google Inc sedang membangun sebuah pusat data (data centre) di Taiwan untuk memenuhi permintaan online yang berkembang pesat di kawasan Asia. Pusat data ini merupakan pusat data ketiga di Asia setelah Hong Kong dan Singapura.Tiga pusat data yang bernilai investasi US$700 juta itu akan memberikan akses lebih cepat bagi pengguna dan lebih banyak akses yang dapat diandalkan untuk berbagai produk Google.Raksasa pencarian Internet, Google, mengatakan fasilitas Taiwan mulai dibangun di daerah barat Changhua. Rencananya, pusat data di Taiwan, juga Hong Kong dan Singapura, dapat berjalan pada 2013.Presiden Google Asia-Pasifik Daniel Alegre mengatakan investasi infrastruktur dimaksudkan untuk membantu perusahaan memenuhi potensi besar penggunaan Internet di Asia."Banyak pengguna Internet baru datang online setiap hari di sini di Asia dibandingkan tempat lain di dunia. Mereka mencari informasi dan hiburan, peluang bisnis baru, dan cara yang lebih baik untuk berhubungan dengan teman dan keluarga," tuturnya, Rabu 4 April 2012.Tiga pusat data Google di Asia akan bergabung dengan enam pusat data di AS dan dua di Eropa. Pusat data adalah fasilitas keamanan dengan ribuan komputer yang menyimpan dan melayani sejumlah besar informasi.Google menggembar-gemborkan pusat data baru yang ramah lingkungan, sebagian melalui pemakaian pendinginan malam hari dan sistem penyimpanan energi termal yang mendinginkan air di malam hari."Pada siang hari ketika Taiwan memanas, terutama di musim panas, dan daya lebih mahal untuk diproduksi, kami akan menyebarkan air dingin ke seluruh fasilitas untuk menjaga tetap dingin," kata Google dalam pernyataan itu. (AP/c02/ra)

 

BACA JUGA:

SAP kembangkan aplikasi pendukung komputasi awan

 

 

Sumber : Newswire

Tag :
Editor : Basilius Triharyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top