Extend Media klaim jalin kerja sama call center dengan Infomedia

JAKARTA: PT Extend Media mengklaim sudah menjalin kerja sama call center dengan PT Infomedia Nusantara sekaligus membantah tudingan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia yang menuduh content provider tersebut tak memiliki layanan pelanggan.Pemilik Extend
News Editor
News Editor - Bisnis.com 05 Desember 2011  |  14:28 WIB

JAKARTA: PT Extend Media mengklaim sudah menjalin kerja sama call center dengan PT Infomedia Nusantara sekaligus membantah tudingan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia yang menuduh content provider tersebut tak memiliki layanan pelanggan.Pemilik Extend Media Yusuf Kyber Hasnoputro mengungkapkan pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan Infomedia sejak 21 Februari 2011."Kami malah sudah bekerja sama dengan call center yang terpercaya, dan sebelum menjalin kerja sama dengan Infomedia, kami melakukan layanan pelanggan sendiri," tuturnya kepada Bisnis, Senin 5 Desember.Dalam surat berita acara kesepatakan call center yang diterima Bisnis No. IN/BA/74352/100659 terungkap bahwa pada Senin 21 Februari 2011 telah terjalin kesepakatan kerja sama antara Extend Media yang diwakili Yusuf Kyber dengan Infomedia yang diwakili Pontjo Suharwono.Dirut Infomedia Nusantara Muhammad Awaluddin membenarkan adanya kesepakatan kerja sama antara pihaknya dengan Extend Media."Tapi basis nya bukan perjanjian kerja sama, hanya dalam bentuk berita acara yang sifatnya trial penyediaan layanan contact center Extend Media oleh Infomedia untuk periode mei-Juli 2011 yang kemudian diperpanjang sampai dengan September 2011," ujarnya.Selanjutnya, tambah Awal, terjadi permintaan untuk dihentikannya layanan oleh Extend Media karena kenaikan trafik akibat isu konten, berdampak pada tagihan terhadap kerja sama peningkatan aspek biaya operasi di internal extend media.Menurut Awaluddin, sejak September sudah tidak ada lagi kerja sama dengan Infomedia.Sebelumnya, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sudaryatmo menegaskan Extend Media terbukti tidak berizin ke Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia dan tidak memiliki customer service."Telkomsel sebagai operator juga dianggap bersalah karena sudah bekerja sama dengan CP tak berizin, dan sudah cukup bukti bagi BRTI untuk menjatuhkan sanksi administrasi kepada CP tersebut," ujarnya hari ini.(ea) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Arif Pitoyo

Editor : Marissa Saraswati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top