Hutchison bidik trafik 136.000 TKI di Hong Kong

JAKARTA: Operator seluler PT Hutchison CP Telecommunications bersinergi dengan 3 Hong Kong sebagai bagian dari kerja sama di internal grup Hutchison Asia Telecom.
Bambang Priyo Jatmiko
Bambang Priyo Jatmiko - Bisnis.com 27 Desember 2010  |  05:14 WIB

JAKARTA: Operator seluler PT Hutchison CP Telecommunications bersinergi dengan 3 Hong Kong sebagai bagian dari kerja sama di internal grup Hutchison Asia Telecom.

Manjot Mann, Presiden Direktur PT Hutchison CP Telecommunications (Tri), mengatakan sinergi itu untuk membidik sebagian peluang dari sekitar 136.000 tenaga kerja Indonesia yang bekerja di Hong Kong dan sekitar 60.000 ekspatriat atau tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia. Sambungan telepon ke luar negeri masih menjadi kebutuhan masyarakat Indonesia dan berpotensi untuk tumbuh secara positif, ujarnya hari ini.

Menurut Mann, jumlah tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri sangat besar, belum lagi pelajar Indonesia yang bersekolah di luar negeri dan tidak sempat pulang ke Indonesia untuk menikmati liburan Natal dan Tahun Baru.

Mereka, tutur Mann, adalah pangsa pasar yang potensial untuk layanan telepon ke luar negeri dengan mekanisme tarif yang diklaim Tri sebagai layanan inovatif karena mudah, ekonomis namun berkualitas. Layanan berkode akses 01088 itu menawarkan sambungan telepon ke Hong Kong dengan tarif hemat dan bersaing yaitu Rp50.000 per bulan dengan tambahan bonus kirim SMS ke semua nomor operator Hong Kong.

Mann menambahkan bahwa sinergi dengan grup operator 3 dalam menghadirkan sambungan telepon ke luar negeri akan dikembangkan ke negara lain di antaranya Australia, Austria, Denmark, Irlandia, Italia, Macau, Swedia dan Inggris.

Dia menegaskan jaringan GSM di bawah merek 3 sudah banyak dikenal di negara-negara Eropa dan Asia. Kami berharap sinergi positif ini dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi pelanggan Tri di Indonesia, kata Mann.

Adapun strategi tarif itu diklaim manajemen Tri 38 kali lebih murah jika dibandingkan penawaran kompetitor lain yang ada saat ini. Di Indonesia sendiri, selama lebih dari tiga tahun beroperasi, Tri telah menjangkau wilayah-wilayah penting di 24 provinsi dan lebih dari 3000 kecamatan di Sumatra, Jawa, Bali, Lombok, Kalimantan dan Sulawesi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top