Operator fokus pada layanan nilai tambah

Yeni H. Simanjuntak | 14 Desember 2010 08:55 WIB

JAKARTA: Kendati masih ada penambahan pelanggan pada 2011, operator telekomunikasi mulai fokus memberikan layanan nilai tambah atau value added services (VAS) yang akan menjadi sumber pendapatan bagi industri telekomunikasi.

Senior Market Analyst International Data Corporation (IDC) Indonesia Bidang Telekomunikasi Rizki Muhamad Ridwan mengatakan pada tahun depan operator telekomunikasi akan lebih memfokuskan pada layanan yang memberikan nilai tambah seperti data Internet, aplikasi, konten, dan musik.

Saya dapat menyebut 2011 sebagai tahun service bagi operator telekomunikasi, meski mereka masih tetap bersaing untuk menarik pelanggan baru, ujarnya kepada Bisnis hari ini.

Menurut dia, pada tahun depan masih ada penambahan jumlah pelanggan terutama di kawasan timur Indonesia dan daerah luar jawa lainnya.

Dia menjelaskan operator telekomunikasi akan sulit mendapatkan tambahan pelanggan di daerah-daerah padat dan perkotaan, karena penetrasi simcard (kartu perdana) sudah mendekati 100%.

Masih ada peluang untuk menambah pelanggan, tetapi di daerah-daerah Indonesia bagian timur, tutur Rizki.

Dia menambahkan persaingan yang semakin ketat dalam menambah jumlah pelanggan membuat operator telekomunikasi mulai fokus menggarap layanan yang memiliki nilai tambah.

Berdasarkan data IDC, penetrasi simcard di Tanah Air telah mencapai lebih 80% dari jumlah penduduk atau sebanyak 197 juta pelanggan.

Menurut Rizki, pada tahun depan penetrasi simcard akan naik 10% menjadi 90% dari jumlah penduduk atau lebih dari 200 juta pelanggan.(jha)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top