Telkom perkuat bisnis Flexinet

JAKARTA: Divisi Flexi PT Telkom Tbk memperkuat layanan Internet Flexinet menyusul peningkatan jaringan infrastruktur dan peluncuran berbagai program pemasaran untuk mencapai target 650.000 pelanggan aktif.
Bambang Priyo Jatmiko | 12 Desember 2010 12:40 WIB

JAKARTA: Divisi Flexi PT Telkom Tbk memperkuat layanan Internet Flexinet menyusul peningkatan jaringan infrastruktur dan peluncuran berbagai program pemasaran untuk mencapai target 650.000 pelanggan aktif.

Triana Mulyatsa, Executive General Manager TelkomFlexi, mengatakan upaya tersebut dilakukan untuk pencapaian target pengguna akses Internet FlexiNet hingga akhir tahun 2010.

Saat ini pengguna aktif layanan FlexiNet sekitar 400.000 pengguna. Sisa waktu yang ada sebelum penutupan tahun ini kami harapkan dapat memberi pertumbuhan sekitar 62,5% atau menjadi 650.000 pengguna, ujarnya hari ini.

Triana mengatakan program itu sebenarnya telah melebihi target karena di jaringan tercatat ada 1,8 juta pengguna yang pernah mengakses Internet dengan pilihan terbanyak di paket bulanan dan harian. "Ini bukti bahwa selain harga perangkat yang murah, konten dan kualitas layanan FlexiNet [masih dapat bersaing] memikat pelanggan," jelasnya.

FlexiNet adalah layanan yang memungkinkan pelanggan mengakses Internet dengan kecepatan akses hingga 153 kilobit per second (Kbps) dengan varian tarif berlangganan yaitu Rp2.500 per hari, Rp15.000 per minggu dan Rp50.000 per bulan.

Pada Juni 2010, FlexiNet meluncurkan strategi promo Gebyar Sejuta FlexiNet (JUFE) di seluruh kota-kota besar di Indonesia. Dalam program yang berjalan mulai Juni hingga September itu operator itu menargetkan penjualan satu juta unit modem FlexiNet yang terdiri dari berbagai merek seperti ZTE, Ivio, Huawei, Olive, Data Card dengan harga rata-rata di bawah Rp200.000 per unit.

Adapun untuk mencapai realisasi pencapaian pelanggan FlexiNet pada akhir tahun 2010, divisi Flexi telah menyiapkan berbagai program penjualan langsung untuk 200.000 dongle FlexiNet dan 50.000 ponsel yang berkemampuan mengakes internet dengan harga rata-rata Rp 199.000.

Dia menambahkan pihaknya akan fokus berjualan di daerah pelosok dengan basis di luar Jawa seperti Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi. "Di area tersebut tingkat penggunaan jaringan masih di bawah 40% sehingga ideal untuk berjualan data, tuturnya.

Saat ini TelkomFlexi memiliki 16,8 juta pelanggan dengan dukungan 5.650 BTS. Sementara itu untuk memperkuat layanan akses Internet di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Batam, dan Bandung, TelkomFlexi mengandalkan backbone serat optik yang menjanjikan kestabilan penghantaran data dibandingkan backbone berbasis radio. Saat ini kontribusi layanan data terhadap total omzet Flexi masih berkisar 10%. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top